Lagi! IMF Peringati El Salvador Hentikan Bitcoin Sebagai Mata Uang

Rossetti Syarief

26th January, 2022

Selasa kemarin (25/01), Dewan eksekutif Dana Moneter Internasional (IMF) kembali mengeluarkan pernyataan untuk mendesak El Salvador menghentikan peredaran Bitcoin sebagai mata uang yang sah.

Pendesakan itu mengutip kekhawatiran atas risiko mata uang digital yang diduga menimbulkan stabilitas keuangan dan integritas pasar di negara setempat.

Sementara El Salvador, telah mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada September tahun lalu. RUU itu dengan cepat disetujui oleh anggota parlemen dan mulai berlaku hanya beberapa bulan setelahnya.

Mengkritik Hukum Mata Uang Bitcoin

IMF telah vokal menentang langkah pemerintah El Salvador sejak awal, dan pada Selasa kemarin adalah puncaknya. 

Direktur IMF pun kembali bersuara dan mendesak pihak berwenang untuk mempersempit ruang lingkup undang-undang Bitcoin dengan menghapuskan status tender legal Bitcoin. 

Beberapa direktur juga menyatakan keprihatinan mereka atas gagasan pinjam uang yang didukung dengan Bitcoin. Inovasi tersebut adalah sebuah inisiatif yang diajukan Bukele pada tahun lalu setelah bekerja sama dengan Blockstream, perusahaan di belakang sidechain Liquid Bitcoin. 

El Salvador sendiri merupakan negara pertama di dunia yang mengadopsi bitcoin sebagai mata uang legal. Hukum mata uang Bitcoin yang sudah disahkan tersebut telah mendapat kecaman sejak awal perilisannya. Terutama bagi pensiunan yang hanya ingin menerima uang saku mereka.

Baca juga: Masyarakat El Salvador Demo Tolak Bitcoin Walau Survei Perlihatkan Persetujuan Adopsi

Presiden Setempat Kebal dengan Kritik

Karena ini bukanlah protes yang pertama, Nayib Bukele selaku Presiden El Salvador kemungkinan besar akan kembali mengabaikan desakan IMF. 

Bukele bahkan memberi respon tidak menyenangkan kepada Bank of England yang juga mengkhawatirkan keuangan negara setempat sebagai kecemasan yang tidak mendasar.

Saat mendapat demo dari masyarakat setempat, sang presiden justru meluncurkan inovasi yang mirip seperti e-wallet namun dengan menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayarannya.

Kini, beli fast food di El Salvador sudah bisa membayarnya pakai Bitcoin. Presiden negara setempat bahkan ikut mencoba inovasi tersebut dan memamerkannya di laman Twitternya.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.