Jumlah Stablecoin Turun! Terendah Sejak 3 Bulan Terakhir

Naufal Muhammad

16th June, 2022

Jumlah stablecoin terlihat mengalami penurunan drastis bahkan mencapai penurunan terendah sejak tiga bulan terakhir. 

Kondisi ini terjadi bersama dengan pasar crypto yang sedang mengalami bear market serta banyaknya kekhawatiran terkait proyek stablecoin seperti UST. 

Jumlah Stablecoin di Pasar Crypto Turun Drastis

Kuartal kedua Tahun 2022 terlihat merupakan tahun yang buruk untuk stablecoin dengan banyaknya kasus seperti TerraUSD (UST) yang turun di bawah $1 yaitu nilai yang seharusnya. 

Beberapa data menunjukkan bahwa stablecoin yang beredar di pasar terlihat berkurang akibat banyak yang mencairkannya langsung ke uang fiat asli.   

Mayoritas pencairan dana ini dilakukan akibat kekhawatiran terhadap dua hal yaitu kekhawatiran kurangnya likuiditas dana di suatu proyek serta kekhawatiran gagal bayar dari utang yang digunakan suatu proyek stablecoin.  

Penemuan tersebut dinyatakan oleh CoinMetrics melalui kepala penelitian dan pengembangannya bernama Lucas Nuzzi. Ia menyatakan data tersebut pada 16 Juni 2022 dengan memberikan data jumlah stablecoin sejak Januari 2020.  

“Kuartal kedua 2022 adalah pertama kalinya dalam sejarah stablecoin dimana jumlahnya yang beredar mengalami penurunan. Tanpa melihat UST, sektor stablecoin mengalami penurunan hingga 10 Miliar akibat pencairan dana langsung dari dana cadangan penerbit masing-masing stablecoin.”

Beberapa yang melakukan pencairan stablecoin adalah Dai (DAI), Tether (USDT), Omni (OMNI), Tron (TRX), Single Collateral Dai (SAI), Usdk (USDK), Pax (USDP). 

Data lainnya juga menunjukkan USDC dan BUSD, dua dari tiga stablecoin terbesar mengalami pencairan langsung dari Circle dan Binance.  

Nuzzi kemudian melanjutkan bahwa stablecoin yang paling banyak dicairkan adalah USDT sekitar 7 Miliar USDT yang hilang dicairkan pada April dan Mei 2022.  

Pencairan tersebut terlihat terjadi bersamaan dengan banyaknya stablecoin yang jatuh di bawah $1 pada saat kasus Terra meledak. 

Pada saat itu, USDT juga mengalami penurunan 5% dari nilai yang seharusnya yaitu $1 walau kemudian pulih kembali. 

DAI mengalami penurunan yang cukup besar dengan adanya penurunan persediaan sebesar 40% dari nilai yang seharusnya akibat banyaknya likuidasi saat pasar koreksi besar. 

USDC dan BUSD juga mengalami penurunan besar dimana keduanya menghalangi kehilangan sebesar 5 Miliar di Mei 2022, namun saat ini telah pulih. 

Kondisi ini merupakan kondisi langka karena naluri asli dari stablecoin adalah terus bertambah dalam jumlahnya untuk memenuhi kebutuhan pasar. 

Kapitalisasi Pasar Tetap Tinggi 

Walau mengalami penurunan dalam jumlahnya yang beredar akibat pencairan, saat ini stablecoin terbesar masih terlihat aman dalam kapitalisasi pasarnya. 

KJumlah Stablecoin Turun! Terendah Sejak 3 Bulan Terakhir
Peringkat Kapitalisasi Pasar Crypto

Dalam kondisi pasar saat ini tiga stablecoin terbesar yaitu USDT, USDC, dan BUSD masih memiliki peringkat kapitalisasi pasar yang tinggi. 

Terlihat bahwa USDT saat ini berada di peringkat ketiga, dibawah Bitcoin dan Ethereum dengan kapitalisasi pasar yang hampir mencapai $70 Miliar. 

USDC berada di bawah USDT dengan kapitalisasi pasar di $54,3 Miliar mengalahkan Binance coin atau BNB. 

BUSD berada di peringkat enam di bawah Binance Coin dengan kapitalisasi pasar sebesar $17,6 Miliar. 

Kondisi ini sangat langka dimana stablecoin berada di peringkat 10 besar kapitalisasi pasar dan berada di peringkat yang berdekatan. Dalam kondisi bull run atau pasar yang positif, umumnya peringkat ini dipimpin oleh koin dengan fundamental baik. 

Kedudukan ini menandakan bahwa saat ini mayoritas investor lebih memilih untuk menyimpan stablecoin dalam rangka menunggu stabilitas pasar kembali. 

Kedudukan stablecoin tersebut di peringkat yang tinggi juga memberi tanda kepada investor untuk menggunakan stablecoin yang memang aman dan telah terbukti kuat. 

Selain itu, investor tidak perlu khawatir dengan kondisi penurunan stablecoin karena bukan berarti penurunan jumlahnya berarti proyeknya akan hancur. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.