Juara Super Bowl Tujuh Kali, Tom Brady akan Berikan Bitcoin kepada Penggemar

Anisa Giovanny

28th October, 2021

Juara Super Bowl tujuh kali, Tom Brady melemparkan umpan touchdownnya yang ke-600. Merayakan hal tersebut, atlet berusia 44 tahun ini ingin memberikan Bitcoin kepada penggemar Tampa Bay Buccaneers yang berhasil mengembalikan umpan bola tersebut.

Ia pun memberikan tawaran yang diajukan kepada FTX, salah satu bursa terbesar derivatif terbesar di dunia.

“Tidak setiap hari Anda mendapatkan bola dari operan touchdown ke-600 Tom Brady dan mengembalikannya, dan tidak setiap hari Anda mendapatkan Bitcoin, FTX dengan senang hati mendukung Tom dalam berterima kasih kepada penggemar ini atas kemurahan hatinya,” kata Sam Bankman Fried, CEO FTX merespon cuitan Brady.

Penggemar dilaporkan setuju untuk mengembalikannya dengan imbalan setidaknya satu bola permainan lainnya dan jersey yang ditandatangani, jadi tawaran Bitcoin Brady adalah bonus. 

Belum lagi, Bitcoin telah reli lebih dari 1.000% dari level terendahnya pada Maret 2020, jadi siapa yang tahu berapa nilai hadiah Brady pada akhir musim.

Sebelumnya penggemar, Byron Kennedy yang berusia 29 tahun, berada di kursi sisi lapangan mengenakan jersey  Bucs milik Mike Evans ketika Evans mengejutkannya dengan memberinya bola.

FTX, dengan Bankman-Fried yang berusia 29 tahun, telah menjadi salah satu bursa kripto terbesar di dunia sejak diluncurkan dua tahun lalu.

Perusahaan baru-baru ini mengumpulkan lebih dari $420 juta dalam putaran pendanaan, meningkatkan penilaiannya menjadi $25 miliar, dan berencana untuk memasang iklan selama Super Bowl berikutnya.

Brady dan istri supermodelnya Gisele Bündchen awal tahun ini mengambil saham ekuitas yang dirahasiakan di FTX dan mereka merupakan brand ammbasador FTX.

Sejak kesepakatan diumumkan, pasangan selebritas telah membintangi iklan televisi FTX yang menunjukkan Brady menelepon teman dan kenalannya untuk menanyakan apakah mereka “masuk” dalam cryptocurrency.

Tom Brady Bukan Pemain Baru di Crypto

Nama Brady sendiri bukan hal yang asing untuk cryptocurrency, ia sempat  mengikuti euforia soal volatilitas Bitcoin pada bulan Mei lalu.

Brady mengubah gambar profil Twitter-nya untuk menunjukkan dirinya sebagai mata laser yang merupakan sebuah pernyataan untuk menunjukkan dukungan bagi industri. 

Sehari kemudian, dia juga memposting video yang menunjukkan dia melemparkan Bitcoin fiktif ke bulan, yang tampaknya memantul dengan keras. Brady pun  mengatakan bahwa dia, pelatih dan rekan satu timnya telah berbicara tentang cryptocurrency dan harga yang terombang-ambing setiap hari.

Sementara itu, FTX telah membuat gelombang kerja sama di dunia olahraga dengan membuat perjanjian dengan Major League Baseball awal bulan ini dan mengganti nama stadion National Basketball Association Miami Heat menjadi FTX Arena, kesepakatan stadion NBA pertama dari perusahaan crypto. 

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency