Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 7 min read

Komunitas blockchain The Open Network (TON) melaporkan adanya gangguan yang menyebabkan jaringan berhenti memproduksi blok baru selama lebih dari lima jam, mengindikasikan adanya hambatan dalam proses validasi transaksi.
Baca juga: Mengenal Blockchain TON, The Open Network
Berdasarkan data dari tonscan.org pada 28 Agustus, transaksi terakhir di jaringan TON divalidasi lebih dari lima jam yang lalu, tepatnya pada pukul 05.00 WIB di blok 45341899.
Dalam sebuah postingan di X, Tonk Inu memperkirakan bahwa jaringan saat ini sedang mengalami lonjakan volume lalu lintas akibat meme coin $DOGS.
“Ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi, dan semuanya berjalan lancar setelah stabilisasi. Kami sedang menunggu pengumuman resmi dari halaman $TON,” tulisnya.
Baca juga: Meme Coin DOGS Resmi Meluncur di Top Exchange Kripto
$DOGS diluncurkan pada 26 Agustus di berbagai exchange terpusat (CEX) dan mulai beroperasi di jaringan TON pada 27 Agustus. Harga meme coin ini mencapai puncaknya di angka US$0,0018 segera setelah peluncuran, namun kemudian turun menjadi sekitar $0,0012 pada saat artikel ini ditulis menurut data dari CoinMarketCap.

Peluncuran $DOGS terjadi beberapa hari setelah CEO Telegram, Pavel Durov, ditangkap oleh otoritas Prancis pada 24 Agustus. Sejak saat itu, TON Society mengubah logo dan foto profil di seluruh kanal komunitas TON menjadi maskot anjing sebagai simbol perlawanan digital, yang disebut “Resistance Dog.”
Lebih lanjut, The TON Society baru-baru ini meluncurkan Open Letter Mini App di platform Telegram yang mendesak otoritas Prancis untuk membebaskan Durov dari penahanan dan mengizinkan Telegram untuk melindungi kebebasan berekspresi serta hak atas kehidupan pribadi bagi para penggunanya. Hingga artikel ini ditulis, petisi tersebut telah mengumpulkan 1,62 juta tandatangan.
Baca juga: Telegram Buka Suara Terkait Penahanan CEO Pavel Durov
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.