Berita Bitcoin · 6 min read

Inflasi AS Naik Lebihi Ekspektasi, Bitcoin Tak Hadapi Volatilitas Berarti

Bitcoin Halving

Laporan Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat terbaru (13/09/2023), menunjukkan bahwa tingkat inflasi AS naik sebesar 0,5% dengan angka 3,7%.

Angka tersebut melebihi ekspektasi para ekonom di angka 3,6%. Menariknya, harga Bitcoin dan kripto lainnya tidak menunjukkan perubahan signifikan terkait laporan CPI.

CPI AS Naik ke Angka 3,7%

Tingkat inflasi AS berdasarkan laporan CPI 13 September 2023 tercatat sebesar 3,7%. Angka ini diluar ekspektasi para ekonom dan menggambarkan kenaikan 0,5% dibandingkan bulan lalu yakni 3,2%.

Gambar: Tingkat inflasi AS berdasarkan angka CPI Sumber: Investing.com

Peristiwa makroekonomi lainnya pada bulan September ini adalah pertemuan FOMC pada 20 September 2023, pertemuan akan membahas tentang kenaikan suku bunga.

Melihat tingkat inflasi yang telah meningkat dua bulan berturut-turut, secara hubungan tingkat inflasi dan suku bunga, mestinya akan terdapat kenaikan suku bunga.

cpi
Gambar: Peluang kenaikan suku bunga AS Sumber: CME Watchtool

Namun berdasarkan data peluang CME Watchtool, 97% peluang suku bunga akan tetap pada angka 5,50%. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah AS belum memandang signifikan kenaikan tingkat inflasi seperti pada tahun 2022 lalu.

Baca juga: Data Tunjukkan Bitcoin Makin Kebal Volatilitas Terhadap Laporan CPI AS

Reaksi Pasar Kripto Pasca Laporan CPI

Hal menarik terkait laporan CPI dalam beberapa bulan terakhir adalah bagaimana pasar kripto bereaksi terhadap pengumuman CPI.

Pada laporan CPI kali ini, kapitalisasi pasar kripto hanya bergerak pada rentang US$1,017 triliun – US$1,034 triliun pasca laporan CPI. Harga Bitcoin juga mengalami perubahan yang tidak signifikan. Per 14 September 2023 BTC diperdagangkan pada harga US$26.297. Bitcoin hanya bergerak pada rentang US$26.120 – US$26.581 pasca laporan CPI.

Gambar: Kapitalisasi market kripto
Gambar: Grafik harga BTC

Pada tahun 2022 lalu, data CPI memiliki dampak yang lebih kuat pada harga kripto, karena sering kali mengindikasikan sikap Bank Sentral Amerika alias The Fed dalam mengatasi inflasi.

Namun, seiring pertumbuhan dan adaptasi pasar kripto terhadap berbagai sentimen ekonomi, tampaknya kripto menunjukkan ketahanan terhadap indikator ekonomi dan keuangan tradisional. Pengumuman CPI terbaru buktinya terlihat gagal memicu volatilitas signifikan pada harga BTC dan kripto lainnya.

Baca juga: The FED Perketat Pengawasan Peluncuran Stablecoin

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.