Berita Bitcoin · 8 min read

Harga BTC Naik Walau Perang Berlanjut, Ini Penyebabnya!

Jumat, 25 Februari 2022
Harga BTC Naik Walau Perang Berlanjut, Ini Penyebabnya!
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Menurut pernyataan Joe Biden dalam konferensi persnya di hari Kamis, Amerika Serikat akan memblokir lima bank terbesar Rusia dan membekukan semua aset yang mereka miliki di Amerika saat ini dengan nilai lebih dari 1 triliun Dollar.

Boris Johnson selaku Perdana Menteri Inggris juga dilaporkan memberlakukan sanksi serupa. Pada Kamis pagi kemarin (24/02), Inggris telah bergerak membekukan aset di semua bank besar Rusia, serta memotongnya dari pasar keuangan Inggris. 

Tidak hanya itu, Johnson kini sedang mengusahakan untuk melarang perusahaan Rusia dan pemerintah Rusia mengumpulkan uang di pasar Inggris, sama seperti tindakan yang digaungkan Biden dalam konferensi persnya.

Sementara itu, blokade tersebut adalah bagian dari serangkaian sanksi yang telah disetujui oleh para pemimpin Amerika Serikat dan G7 untuk mencoba menahan gerakan lebih lanjut dari Presiden Rusia Vladimir Putin setelah ia memerintahkan pasukannya ke Ukraina.

Dan kabar baiknya, harga Bitcoin (BTC) kembali naik dan mendapatkan nilai $39.000 dalam reli cepat setelah komentar Biden dengan menetapkan harga $39,647.

Harga BTC Naik Lagi Setelah Komentar Presiden Biden
Harga BTC Naik Lagi Setelah Komentar Presiden Biden

Namun pada saat penulisan, harga BTC menurun sedikit di angka $38.672 menurut data yang dilansir coingecko.

Baca Juga: Presiden Rusia Nyatakan Perang Terhadap Ukraina, Bitcoin Ambles Hingga $35 Ribu

Panic Selling Telah Berakhir?

Setelah harga BTC kembali naik, para analis kemudian memperkirakan ini adalah akhir dari panic selling yang sebelumnya terjadi. 

Namun sedikit wawasan mengenai bagaimana pasar akan diperdagangkan dalam beberapa hari dan minggu ke depan, analis  pasar independen Michaël van de Poppe memberikan penjabarannya.

Menurut sang analis, kelemahan short-term pada Bitcoin mungkin sudah berakhir untuk saat ini.

Sementara analisis tentang apa yang akan terjadi selanjutnya untuk BTC jika panic selling masih berlanjut juga dijabarkan oleh analis dan pengguna Twitter dengan username AngeloDOGE.

Menurutnya, jika bearish menembus level $33.000 Bitcoin akan berada di level support di $25.000.

Sementara itu, kapitalisasi pasar cryptocurrency secara keseluruhan kini mencapai 1,649 triliun Dollar, dengan tingkat dominasi Bitcoin yang mencapai 41,9%.

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Rossetti Syarief

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.