Berita Bitcoin · 7 min read

Harga Bitcoin Hadapi Fluktuasi, Imbas Kabar ETF Bitcoin

Jumat, 05 Januari 2024
etf bitcoin spot
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Harga Bitcoin (BTC) memulai tahun baru dengan gejolak, mencapai US$45.000 pada 2 Januari 2023, namun kemudian turun cepat ke level US$42.000 pada 3 Januari 2023. Saat artikel ini dirilis harga Bitcoin berangsur naik ke level US$43.000.

Fluktuasi ini terkait erat dengan persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot. Sebagai contoh, penurunan harga Bitcoin awal minggu ini dipicu oleh kemungkinan penolakan ETF Bitcoin spot oleh Komisi Sekuritas dan Bursa, yang dilaporkan oleh Matrixport.

Baca juga: Keputusan ETF Bitcoin Spot Makin Dekat, Momentum Sell The News Menguat

Menurut CryptoQuant, kabar mengenai persetujuan atau penolakan ETF Bitcoin spot dapat menciptakan volatilitas pasar melalui fenomena “sell the news.” Istilah ini merujuk pada situasi di mana harga aset dan sentimen naik menjelang peristiwa positif, namun langsung turun setelahnya karena adanya tekanan jual yang kuat.

Dalam analisisnya, CryptoQuant menunjukkan bahwa pemegang Bitcoin saat ini memiliki keuntungan tinggi yang belum direalisasi setelah nilai aset digital tersebut melampaui angka US$40.000.

Laporan tersebut menyebutkan, “Pemegang Bitcoin jangka pendek memiliki margin keuntungan yang belum direalisasi sebesar 30%, yang historisnya mendahului koreksi harga.”

CryptoQuant juga mencatat bahwa penambang Bitcoin mengalami keuntungan tinggi yang belum direalisasi, yang dapat turut berkontribusi pada tekanan jual Bitcoin.

“Kami melihat peningkatan penjualan dari penambang dalam beberapa minggu terakhir karena harga tetap di atas US$40.000,” tambah laporan tersebut.

Sentimen Pasar Masih Positif

Meskipun harga Bitcoin mengalami fluktuasi, Ryan Lee, Chief Analyst di Riset Bitget, menyatakan bahwa sentimen keseluruhan di pasar mata uang kripto saat ini cenderung bullish. Ini terutama terkait dengan mendekatnya peristiwa Bitcoin halving dan minat yang meningkat dari institusi tradisional terhadap BTC.

Namun, Lee menekankan bahwa meskipun sentimen positif, pelaku pasar perlu tetap waspada terhadap fluktuasi harga tiba-tiba. Ia menyarankan agar pengguna terus memantau berita terkini terkait kripto, merencanakan strategi dengan cermat, dan menetapkan titik untung dan rugi.

Baca juga: Bitget Prediksi Harga BTC, ETH, XRP, dan DOGE Untuk Tahun Baru 2024

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.