Hack dan Scam · 5 min read

Hampir Satu Tahun Diam, Hacker FTX Ketahuan Transfer 10 Ribu ETH

Minggu, 01 Oktober 2023
Ethereum
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Peretas pertukaran kripto yang bangkrut, FTX, yang hingga kini belum diketahui identitasnya menunjukan pergerakan menurut data on-chain (30/9/23). Ini menjadi pegerakan pertama secara on-chain dari peretas itu setelah “diam” selama hampir satu tahun.

Menurut informasi terbaru dari Spot On Chain, alamat 0x3e9 yang terkait dengan peretas FTX telah melakukan transfer melebihi 10.000 Ether, yang bernilai sekitar US$17 juta, di lima alamat berbeda sejak 30 September. 

Baca juga: Bursa Kripto FTX Diretas, Rp9,2 Triliun Lenyap!

Sebagian besar dari 7,749 ETH, senilai sekitar US$13 juta, diarahkan ke router THORChain dan smart contract Railgun untuk mengaburkan transaksi. Selanjutnya, peretas mengirim 2,500 ETH, bernilai sekitar US$4,19 juta ke exchange kripto dan mengubahnya menjadi 153.4 tBTC dengan harga rata-rata US$27,281 per token.

Gambar dasbor perkiraan jumlah aset dari peretas FTX. Sumber: Arkham Intelligence.

Sementara itu, berdasarkan dasbor Arkham Intelligence total aset curian dari FTX yang dimiliki peretas bernilai US$306 juta, yang terdiri dari 180.000 unit ETH, 3,9 juta USDT, dan 1,65 juta DAI di antara aset digital lainnya.

Mantan CEO FTX akan Jalani Sidang Pidana

Pergerakan peretas FTX ini ini terjadi di tengah Sam Bankman-Fried, mantan CEO FTX yang akan menghadapi sidang pidananya bulan ini.  Sidang akan dimulai dengan pemilihan juri pada tanggal 3 Oktober, diikuti dengan sidang pengadilan pertama pada tanggal 4 Oktober. 

Bankman-Fried menghadapi tujuh dakwaan terkait penipuan, dua di antaranya bersifat substantif, dan lima sisanya adalah dakwaan konspirasi.

Hingga saat ini, pendiri FTX itu masih mengaku tidak bersalah atas semua dakwaan, ia pun melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan kebebasan sementara, namun tidak disetujui pengadilan.

Bankman-Fried tetap ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan. Hakim Lewis Kaplan menolak permohonan pembebasannya baru-baru ini dengan alasan risiko penerbangan atau dengan kata lain ia berisiko kabur ke luar negeri.

Baca juga: Sam Bankman-Fried Tolak Tuduhan Penipuan Dana Pelanggan

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.