Berita Blockchain · 6 min read

Google Cloud Garap Blockchain Khusus untuk Layanan Keuangan Digital

Google Cloud rilis program dukungan Web3
Coinvestasi Ads Promo Coinfest Asia 2025

Google Cloud resmi mengumumkan sedang mengembangkan jaringan blockchain khusus untuk sektor keuangan bernama Google Cloud Universal Ledger (GCUL). Proyek ini saat ini masih berada dalam tahap private testnet dan ditujukan menjadi infrastruktur netral bagi institusi keuangan global.

Dalam unggahan di LinkedIn pada Selasa (26/8/2025), Head of Web3 Strategy Google Cloud, Rich Widmann, menjelaskan bahwa GCUL dirancang sebagai platform blockchain yang netral sekaligus memiliki performa tinggi. Menurutnya, tujuan utama GCUL adalah menyediakan infrastruktur bagi institusi keuangan untuk membangun aplikasi pembayaran dan produk finansial berbasis smart contract yang ditulis menggunakan bahasa Python.

“GCUL akan hadir sebagai layer infrastruktur netral. Google membawa kekuatan distribusinya, namun tetap memberi ruang bagi institusi mana pun untuk membangun. Tether tidak mungkin menggunakan blockchain milik Circle, begitu pula Adyen dengan Stripe. Tetapi dengan GCUL, setiap institusi bisa membangun tanpa terkunci di ekosistem tertentu,” tulis Widmann.

Baca juga: Bitcoin Kembali Masuk Lima Besar Aset Dunia, Salip Amazon dan Google

Fitur dan Arah Pengembangan GCUL

Google Cloud menjelaskan bahwa GCUL akan menjadi layanan blockchain khusus keuangan yang dapat diakses melalui satu API, serta dapat diprogram untuk otomatisasi pembayaran dan manajemen aset digital. Fokus utama pengembangannya adalah kepatuhan regulasi, dengan sistem yang bersifat private dan permissioned.

Meski Widmann menyebut GCUL sebagai jaringan Layer 1, sifatnya yang tertutup membuat sebagian komunitas mempertanyakan klaim tersebut. Beberapa pihak menilai GCUL tidak sepenuhnya merepresentasikan prinsip desentralisasi yang menjadi dasar dari teknologi blockchain.

Sebelumnya pada Maret 2025, Google Cloud telah lebih dulu memperkenalkan inisiatif GCUL bersama CME Group. Kolaborasi ini mencakup uji coba solusi pembayaran grosir serta tokenisasi aset, dengan GCUL sebagai infrastruktur utama.

Baca juga: Google Batasi Iklan Kripto di Uni Eropa, Kecuali Penuhi Syarat Ini!

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo Coinfest Asia 2025
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.