Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Ethereum DeFi Pecahkan Rekor Juni 2020, Bagaimana dengan Kategori Lain?

Wafa Hasnaghina     Monday, July 6 2020

Hasil kuartal kedua tahun 2020 ini menunjukkan pertumbuhan luar biasa aplikasi desentralisasi pada semua ekosistem, terutama yang dipelopori oleh keuangan terdesentralisasi Ethereum (ETH), atau DeFi.

Bursa pertukaran terdesentralisasi berada di garis depan kenaikan. Hal ini disebabkan aktivitas penambangan Compound (COMP) bergerak menuju solusi pertukaran on-chain.

Menurut Our Network, Curve adalah salah satu penerima manfaat terbesar dari adanya kumpulan pertambangan karena membantu pengguna beralih di antara berbagai stablecoin dalam memaksimalkan hasil yang ada.

Curve adalah pasar uang otomatis yang hanya mendukung pertukaran antara berbagai jenis stablecoin dan wrapped tokens. Hal ini memungkinkan Curve memberikan slippage kompetitif dan biaya untuk pertukaran aset.

Setoran di Curve naik hampir tiga kali lipat pada bulan Juni lalu, sementara volume harian mencapai puncak $ 60 juta, 30 kali lebih tinggi dari rata-rata sebelumnya. Permintaan untuk pasangan USDT mencapai jumlah tertinggi, berhasil meraup lebih dari 58,5 persen total volume. Hal ini disebabkan USDT memiliki salah satu hasil COMP paling signifikan dalam periode waktu yang panjang.

Uniswap juga mendapat manfaat dari kegilaan COMP ini, dengan volume bulanan berlipat ganda pada bulan Juni lalu.

Kyber dan 0x juga memiliki kinerja yang lebih sederhana dari hal di atas. Hal ini mengingat walaupun mereka berhasil membukukan nilai tertinggi bulanan baru, pertumbuhan proyek masih sejalan dengan sisa tahun ini.

Baca juga: 10 Altcoin Ini Capai All-Time-High Baru di Tengah Pergolakan Bitcoin dan Ethereum

Ethereum De-Fi Berjaya, Bagaimana dengan Kategori Lain?

Menurut laporan kuartal dua dari DappRadar, dominasi DeFi secara tidak langsung menyebabkan penurunan aktivitas permainan. Lebih dari $ 8 miliar ditransaksikan pada platform DeFi di kuartal kedua ini, yang menyebabkan harga gas melonjak secara eksponensial.

Ekosistem DApp gaming pada jaringan Ethereum menderita karena biaya yang ada mewakili sebagian besar dari setiap transaksi. DappRadar melaporkan adanya penurunan hingga mencapai 79 persen dari aktivitas yang berhubungan dengan game selama kuartal sebelumnya.

EOS tampaknya menjadi penerima utama kerugian Ethereum karena volume transaksi permainannya naik sekitar 80% sejak kuartal sebelumnya. Meskipun ini adalah berita positif bagi platform, hal itu masih belum membuat ia sepenuhnya pulih dari kerusakan yang disebabkan oleh airdrop EIDOS pada akhir 2019 lalu. Volume ini masih jauh di bawah level tertinggi pada kuartal dua tahun 2019.

Di lain sisi, akhirnya, Tron (TRX) mengalami pertumbuhan dalam ekosistem DeFi-nya setelah menjadikan beberapa proyek Ethereum pada rantai tersebut. Selain klona Single Collateral Dai yang sebelumnya diluncurkan, sebuah platform bernama Oikos.cash menciptakan kembali Synthetix dan Uniswap di Tron. Namun demikian, total volume untuk seluruh kuartal dua hanya mencapai $ 15 juta. Mayoritas aktivitas Tron tetap dalam kategori tidak pasti dan “berisiko tinggi”.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini