Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Apa itu Gas dalam Blockchain Ethereum?

Coinvestasi     Friday, February 2 2018

Istilah Gas dalam blockchain Ethereum seringkali masih terdengar asing bahkan bagi pengguna wallet MetaMask maupun MyEtherWallet.

Jadi apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan Gas Ethereum?

Bagi para pemula yang masih awam dan bingung mengenai Gas Ethereum, mungkin akan terkejut dengan besarnya tarif Gas tersebut.

Tarif yang besar ini bisa dilihat ketika hendak melakukan withdrawal dari salah satu wallet yang ada di bursa kripto.

Penerapan biaya transaksi yang tinggi biasanya disebabkan oleh harga token tersebut masih sangat murah.

Baca juga : Ini Dia Waktu yang Tepat untuk Transaksi dengan Gas Fee Rendah

Apa yang dimaksud Gas Ethereum

Lalu mengapa harus ada Gas pada setiap transaksi token Ethereum?

Berikut ini penjelasan singkat mengenai apa yang dimaksud dengan Gas dalam sistem blockchain Ethereum.

Seperti halnya miner Bitcoin yang memprioritaskan transaksi dengan biaya mining tertinggi, miner pada block Ethereum juga bebas untuk mengabaikan transaksi yang batas harga Gas-nya terlalu rendah.

Baca juga : Apa itu Ethereum? Panduan Dasar untuk Pemula!

Apa yang Dimaksud Gas?

Gas adalah tarif internal untuk menjalankan sebuah transaksi atau kontrak dalam Ethereum.

Pada saat artikel ditulis sebelum peluncuran Frontier, tarif tersebut ditetapkan sebesar 10 Szabo yang bernilai sekitar 1/100.000 ether. Hal ini berfungsi untuk memisahkan unit Ether (ETH) dan nilai pasarnya dari unit tersebut untuk mengukur penggunaan komputasi (gas).

Maka dari itu, seorang miner bisa memutuskan akan meningkatkan atau menurunkan penggunaan gas sesuai dengan kebutuhannya.

Ketika dibutuhkan, tariff gas bisa dinaikkan atau diturunkan untuk mengindari situasi kenaikan harga ETH yang dapat menyebabkan kebutuhan untuk merubah semua harga gas.

Penerapan ini juga dapat membantu dalam hal penyimpanan, karena semakin lama pengguna blockchain Ethereum semakin meningkat. Saat ini tercatat sekitar 34132 token ERC20 yang ada pada blok ethereum.

Baca juga: Cara Memasang MetaMask, Add-on Browser Wallet Ethereum

Penerapan sistem Gas hampir sama dengan pemakaian Kwh listrik. Namun, dalam Ethereum, yang memulai suatu transaksi yang menentukan harga gas, yang kemudian miner bisa memilih untuk menerima atau tidak, hal inilah yang menyebabkan perubahan dalam pasar Gas.

Dalam ethereum juga ada batas ukuran blok – sehingga anda membayar blok berikutnya seperti Bitcoin.

Baca juga : Bagaimana cara menambang bitcoin ?

Harga Gas per transaksi atau per kontrak telah ditetapkan untuk menangani sifat Turing Complete dari Ethereum dan EVM (Ethereum Virtual Machine Code) untuk membatasi loop tak terbatas.

Jika ada 10 Szabo atau 0,00001 ETH atau pun 1 Gas, nilai ini bisa mengeksekusi berapa pun baris kode yang diinginkan. Namun, jika tidak cukup untuk bertransaksi maka akan dianggap tidak valid.

Penggunaan tarif Gas sebenarnya untuk mengatasi serangan Denial of Service dari loop yang tak terbatas. Sehingga membuat penyerang harus membayar sumber daya yang digunakan.

Termasuk bandwidth sampai perhitungan CPU, hingga penyimpanan. Jadi, semakin kompleks perintah yang ingin dijalankan, semakin banyak Gas yang harus dibayarkan.

Baca juga : 5 Kelebihan Teknologi Blockchain

Poin Penting
  • 💨 Apa itu Gas Ethereum ?

    Tarif internal untuk menjalankan sebuah transaksi atau kontrak dalam Ethereum.

  • 🙋‍♀️ Apa fungsi Gas dalam Ethereum ?

    Gas sebenarnya untuk mengatasi serangan Denial of Service dari loop yang tak terbatas.

  • 💵 Kapan biasanya Gas ditemui ?

    Gas bisa dilihat ketika hendak melakukan withdrawal dari salah satu wallet yang ada di bursa kripto.

  • 📈 Mengapa tarif Gas tinggi ?

    Penerapan biaya transaksi yang tinggi biasanya disebabkan oleh harga token tersebut masih sangat murah.

  • 🎟 Mengapa ada Gas pada setiap transaksi Ethereum ?

    miner pada block Ethereum juga bebas untuk mengabaikan transaksi yang batas harga Gas-nya terlalu rendah.

  • 👮 Bagaimana cara Gas mengatasi serangan DOS ?

    Dengan membuat penyerang harus membayar sumber daya yang digunakan. Termasuk bandwidth sampai perhitungan CPU, hingga penyimpanan.

  • 🔥 Bagaimana sistem kerja Gas ?

    Sistem Gas hampir sama dengan pemakaian Kwh listrik. Namun, dalam Ethereum, yang memulai suatu transaksi yang menentukan harga gas, yang kemudian miner bisa memilih untuk menerima atau tidak.

  • 🚨 Apa yang ditangani dari tarif Gas yang ditetapkan ?

    Harga Gas per transaksi atau per kontrak telah ditetapkan untuk menangani sifat Turing Complete dari Ethereum dan EVM (Ethereum Virtual Machine Code) untuk membatasi loop tak terbatas.

Artikel Terkait

 Lihat Lebih