apa-itu

Apa itu DApps (Decentralized Applications)?

By Felita Setiawan     Wednesday, October 3 2018

Apa itu DApps (Decentralized Applications). Sebuah jenis aplikasi sedang marak dibicarakan, di mana aplikasi ini tidak dimiliki oleh siapapun, tidak dapat dimatikan, dan sistem tidak dapat down.

Terdengar gila, bukan?

Jenis aplikasi ini disebut DApps yang merupakan kependekan dari Decentralized Applications, aplikasi terdesentralisasi.

Sebelum memahami DApps lebih jauh, mari memahami konsep di belakang DApps, yaitu Blockchain. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Blockchain secara sederhana adalah sebuah buku besar yang menyimpan catatan transaksi dalam bentuk blok secara terorganisis dengan menggunakan kunci kriptografik. Blockchain adalah sebuah penyimpanan digital dengan menggunakan konsep konsensus. Kuncinya adalah untuk memahami bahwa buku besar ini tidak disimpan dalam sebuah lokasi pusat ataupun diatur oleh entitas tertentu. Software yang bersifat open-source dan memanfaatkan teknologi Blockchain disebut DApps.

Karena konsep DApps masih sangat baru, dapat dikatakan tidak ada sebuah definisi tunggal yang dapat menjelaskan apa itu DApps. Namun, sebuah aplikasi dapat dikatakan DApps jika aplikasi tersebut memiliki empat kriteria di bawah ini:

  1. Open Source – Source code aplikasi harus dapat diakses oleh semua orang
  2. Decentralized – Seluruh catatan operasi aplikasi harus disimpan dalam sistem public dan terdesentralisasi untuk menghindari penguasaan pusat
  3. Incentivized – Aplikasi memiliki mata uang kripto/token/asset digital untuk berjalan dengan sendirinya
  4. Algorithm/Protocol – Menghasilkan token dan memiliki mekanisme konsensus yang dibangun di dalamnya

Jika mengikuti definisi di atas, dapat dikatakan bahwa DApps pertama adalah Bitcoin. Bitcoin merupakan buku besar umum yang membuat transaksi lebih efisien tanpa adanya penengah dan otoritas pusat.

Baca JugaApa yang Dimaksud Gas dalam Ethereum

Klasifikasi DApps

Berdasarkan model Blockchain yang digunakan, DApps dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  1. Tipe 1 – Tipe DApps ini memiliki sistem Blockchain-nya sendiri seperti Bitcoin. Altcoin lainnya juga masuk ke klasifikasi DApps tipe 1
  2. Tipe 2 – DApps tipe ini menggunakan Blockchain Tipe 1 dan merupakan sebuah protocol yang menggunakan token untuk dapat berfungsi. Contohnya adalah Omni Protocol.
  3. Tipe 3 – ­DApps tipe ini menggunakan protocol DApps tipe 2. Contohnya adalah SAFE network.

 

Bagaimana Sebuah DApp Berfungsi?

DAppss berfungsi dengan mengimplementasikan keempat kriteria di atas. Hal ini berarti DApps adalah sebuah platform software yang bersifat open-source dan diimplementasikan pada sistem Blockchain terdesentralisasi, serta berjalan dengan menggunakan token yang dihasilkan menggunakan algoritma/protocol.

 

Bagaimana memulai sebuah project DApp?

  • Step 1: Membuat Whitepaper
  • Step 2: Memulai Proses ICO
  • Step 3: Membangun dan Mengembangkan Produk
  • Step 4: Luncurkan Produk

 

Nah itu tadi penjelasan mengenai apa itu DApps. Anda mungkin akan menyadari banyak project ICO yang juga termasuk DApps dan tipe DApps yang apa saja. Dengan membaca artikel ini, semoga pemahaman Anda mengenai apa itu DApps dan Blokchchain semakin bertambah!

Baca JugaMemahami ERC20 Token

Dapat Rahasia Mining

Klick Disini

Artikel Terkait

 Lihat Lebih