Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 7 min read

Dalam waktu enam hari sejak resmi diperdagangkan pada 11 Januari 2024 waktu Amerika Serikat, ETF Bitcoin telah mengumpulkan sebanyak 95.000 BTC, dengan total aset yang dikelola (AUM) mendekati US$4 miliar.
Baca juga: ETF Bitcoin Spot Raih US$4,5 Miliar Volume Trading di Hari Pertama
Analis ETF Bitcoin dari Bloomberg, Eric Balchunas, menyoroti bahwa kebanyakan ETF biasanya mengalami penurunan volume perdagangan setiap hari setelah peluncuran. Namun, ETF Bitcoin spot terus mencatatkan volume perdagangan yang tinggi, dengan peningkatan 34% pada hari kelima perdagangan.
ETF Bitcoin BlackRock IBIT dan Fidelity FBTC memimpin dalam pertumbuhan ini. Kedua dana tersebut telah melihat aliran masuk yang substansial lebih dari US$1,2 miliar masing-masing dalam periode singkat ini, dan masing-masing memegang sedikit lebih dari 30.000 Bitcoin. Meskipun FBTC Fidelity memiliki aliran masuk yang sedikit lebih tinggi, IBIT BlackRock memimpin dalam AUM, dengan nilai US$1,4 miliar sedangkan Fidelity sebesar US$1,3 miliar.
Invesco berada di posisi ketiga dengan berhasil menarik arus masuk US$63 juta. VanEck juga mengalami peningkatan arus masuk dan mendorong total aset yang dikelola melampaui US$100 juta.
Di sisi lain, peningkatan arus masuk ke ETF Bitcoin telah melampaui melampaui arus keluar dari Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), yang mengalami penurunan AUM sebesar US$2,8 miliar pada periode yang sama.
GBTC telah mengalami pengurangan saham spot Bitcoin, yang menyebabkan kerugian sebesar US$1,62 miliar dalam empat hari pertama. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi investor terhadap ETF baru, yang menawarkan kejelasan peraturan dan kemudahan akses.
Baca juga: ETF Bitcoin Spot BlackRock Bersaing Sengit dengan GBTC
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.