ETF Bitcoin Spot Grayscale Ditolak! SEC Beri Harapan Palsu

Naufal Muhammad

30th June, 2022

SEC atau Securities and Exchange Commission terlihat berhasil mendorong harga pasar crypto turun kembali dengan gocekannya terkait ETF Bitcoin Spot.

Pada 29 Juni 2022 waktu Amerika atau 30 Juni 2022 waktu dini hari Indonesia Bagian Barat, SEC menyatakan penolakannya terhadap pengajuan ETF Bitcoin Spot yang diajukan Grayscale, salah satu perusahaan besar di dunia crypto. 

SEC Beri Harapan Palsu ETF Bitcoin Spot

SEC dikabarkan kembali menolak pengajuan penerbitan ETF Bitcoin Spot dan kali ini yang ditolak adalah permohonan pengajuan dari Grayscale. 

Sebelumnya, Grayscale berencana untuk mengubah GBTC atau Grayscale Bitcoin Trust yang ia miliki menjadi Grayscale Bitcoin Spot ETF. 

Tujuannya adalah untuk membuat perdagangan aset tersebut lebih luas dan adopsi crypto lebih besar. 

Sebab, dengan berubahnya aset tersebut menjadi ETF, maka aset akan diperdagangkan di bursa efek melalui banyak platform atau broker, namun jika berbentuk trust fund, aset hanya dapat dibeli melalui Grayscale. 

Penolakan ini mengejutkan pasar dan membuat sentimen negatif karena SEC dianggap memberi harapan palsu. 

Sebelum adanya penolakan ini, Ketua SEC, Gary Gensler menyatakan pada 27 Juni 2022 bahwa Bitcoin adalah sebuah komoditas dan akan dapat diregulasi sebagai komoditas di Amerika. 

ETF Bitcoin Spot Grayscale Ditolak! SEC Beri Harapan Palsu
Pernyataan Positif Gary Gensler

Pernyataan tersebut dianggap positif karena berarti akan mempermudah adopsi crypto terutama Bitcoin serta akan membawa Amerika lebih dekat pada ETF Bitcoin Spot. 

Namun sayangnya hal tersebut tidak benar dengan adanya penolakan pengajuan ETF Bitcoin Spot. Yang lebih mengejutkan lagi adalah seharusnya keputusan ini diberikan pada 6 Juli 2022 dan akan didiskusikan bersama dengan semua pihak yang terlibat. 

Penolakan ini telah membuat banyak investor kecewa terhadap kurang mengayominya pemerintah Amerika dalam hal inovasi di dunia crypto. 

Grayscale juga menjadi satu pihak yang kecewa karena merasa “ditipu” dengan keputusan SEC. Bitwise, salah satu perusahaan keuangan di dunia crypto, juga merasa hal yang sama. 

Sebab, Bitwise juga mengajukan ETF Bitcoin Spot yang keputusannya seharusnya diberikan pada 1 Juli 2022 namun secara mendadak keduanya dipercepat untuk ditolak. 

Sayangnya kabar ini membuat sentimen negatif dan saat ini mendorong harga mayoritas crypto turun, sebab sebelumnya persetujuan ETF Bitcoin Spot ini adalah sentimen positif yang ditunggu investor untuk membawa crypto naik signifikan. 

Grayscale Menyerang Balik

Dalam surat penolakan yang dipublikasi oleh SEC, terdapat pernyataan bahwa penolakan ini terjadi karena adanya kekurangan dalam perihal penjagaan keamanan investor. 

Melihat pernyataan tersebut, banyak pihak terlibat yang marah karena sudah mempersiapkan segala skenario keamanan, terutama Grayscale. 

Selain itu SEC juga terlihat menyalahkan NYSE atau New York Stock Exchange, bursa efek yang akan digunakan untuk memperdagangkan ETF Bitcoin Spot karena tidak menjaga keamanan investor. 

Kekecewaan dan kemarahan yang terlihat dari pihak terlibat belum membuat sebuah aksi nyata, kecuali dari Grayscale. 

Grayscale terlihat membuat aksi baru untuk memprotes keputusan ini dan melakukan penututan hukum kepada SEC karena bergerak secara tidak adil dan tidak informatif. 

Tuntutan hukum ini langsung diajukan CEO dari Grayscale dimana ia membuat publikasi langsung melalui Twitter dan artikel Medium. 

Dalam cuitan tersebut ia tidak mengucapkan banyak kecuali pernyataan bahwa Grayscale akan menuntut SEC. 

Tapi dalam artikel, ia kembali menjelaskan mengapa ia rasa tuntutan hukum kepada SEC ini adalah tuntutan yang valid dalam rangka mengubah kecepatan adopsi crypto di Amerika. Michael Sonnenshein, CEO Grayscale menyatakan, 

“Saya sangat kecewa dan sangat tidak setuju dengan keputusan SEC untuk menolak ETF Bitcoin Spot untuk masuk ke pasar Amerika. Melalui proses pengajuan kami, kami percaya bahwa investor Amerika sangat ingin adanya perubahan GBTC menjadi ETF Bitcoin Spot untuk mendorong adopsi lebih besar. Kami akan terus menggunakan sumber daya hukum untuk membawa keadilan kepada investor dan inovasi investasi berbasis Bitcoin.”

Pernyataan-pernyataan Sonnenshein kemudian dirangkum oleh Grayscale melalui publikasi yang diberikan pada Twitter resminya. 

Intinya untuk saat ini Grayscale tidak akan menyerah seperti perusahaan lain yang mengalami penolakan dalam pengajuan ETF Bitcoin Spot.

Mengingat besarnya dana yang dimiliki Grayscale dibanding perusahaan-perusahaan yang mengajukan izin ini sebelumnya, kemungkinan kasus ini akan berjalan panjang dan mereka tidak akan menyerah. 

Untuk saat ini satu hal yang dapat membawa crypto bergerak naik adalah ETF Bitcoin Spot ini. Sehingga sangat wajar jika banyak investor dan pelaku pasar yang kecewa. 

Melihat penolakan yang terjadi, maka kemungkinan besar pasar akan kembali bergerak dalam konsolidasi besar diawal dengan koreksi, mengingat beberapa hari terakhir harga terus bergerak naik. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.