Berita Industri · 6 min read

ETF Bitcoin Spot BlackRock Tembus Kapitalisasi Pasar US$2 Miliar

ETF Bitcoin spot blackrock

ETF Bitcoin spot milik BlackRock, IBIT mencapai US$2 miliar dalam jumlah aset yang dikelola pada 26 Januari 2024, hanya dua minggu setelah debutnya di bursa saham Nasdaq.


Menurut data yang dirilis oleh analis Bloomberg, James Seyffart, kinerja harga Bitcoin baru-baru ini telah mendorong kapitalisasi pasar IBIT menjadi US$2,11 miliar. Harga Bitcoin (BTC) kembali menyentuh US$42.000 untuk pertama kalinya dalam hampir tujuh hari terakhir.

Aset di bawah pengelolaan atau aset yang dikelola, biasa disebut AUM adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan nilai pasar total dari semua aset keuangan yang dipegang oleh sebuah dana atas nama kliennya. Ini berarti bahwa Trust Bitcoin iShares BlackRock (IBIT) memimpin dalam perlombaan untuk modal investor, tepat di depan Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) dari Fidelity dengan AUM US$1,8 miliar.

Seyffart memperkirakan ETF Bitcoin akan mengumpulkan secara total US$10 miliar dalam total aset yang dikelola selama tahun pertama setelah diperdagangkan.

Faktor Tingginya Kapitalisasi Pasar ETF BTC Spot Blackrock

Besarnya kapitalisasi pasar ETF Bitcoin BlackRock in tak lepas dari reuptasi perusahaan sebagai manajer aset terbesar di dunia untuk menarik audien lebih luas ke produk berbasis kripto.

Perusahaan ini juga mengenalkan ETF Bitcoin spot mereka dengan target spesifik yakni generasi baby boomer boomer dengan video dua menit yang menampilkan salah satu eksekutifnya menjelaskan proposisi nilai Bitcoin dan bagaimana investor dapat mendapatkan paparan terhadap ETF baru ini.

Baca juga: BlackRock Targetkan Boomer Kaya Raya Beli ETF Bitcoin Spot

Biaya tahunan yang dibebankan BlackRock juga dapat menjadi faktor. Perusahaan yang didirikan pada 1988 ini menetapkan biaya kompetitif dengan produk ETF Bitcoin spot lain.

ETF iShare mengenakan biaya sebesar 0,12% selama 12 bulan pertama atau hingga US$5 miliar dalam aset di bawah pengelolaan, kemudian berencana untuk meningkatkannya menjadi 0,25%.

ARK Invest menetapkan biaya 0,21%, VanEck sebesar 0,25%, dan Bitwise sebesar 0,20%. Biaya pada ETF tidak ditagih langsung kepada investor tetapi langsung dikurangkan dari kinerja ETF.

Baca juga: ETF Spot Bitcoin Telah Kelola 95 Ribu BTC dalam Waktu Enam Hari!

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.