Coinvestasi (Banner Ads - Promo Coupon)

Berita Bitcoin · 8 min read

ETF Bitcoin Spot AS Laku Lagi, Arus Masuk Capai US$726 Juta

ETF Bitcoin Spot Goldman Sachs

ETF Bitcoin mendapatkan aliran dana yang cukup signifikan belakangan ini, terutama setelah kondisi yang lesu pada awal Mei. Menurut data dari Farside, ETF Bitcoin spot di AS mencatat aliran dana sebesar US$726 juta selama empat hari (13 Mei-16 Mei 2024).

Aliran dana ini terjadi secara merata, dengan 8 dari 11 ETF AS melaporkan aliran dana positif. IBIT ETF BlackRock mencatat aliran dana harian terbesar sebesar US$93,7 juta, tertinggi sejak 12 April, yang membuat total aliran dana IBIT mencapai US$15,6 miliar.

Gambar: Tabel masuk arus masuk dan keluar ETF Bitcoin spot. Sumber: Farside

Selain itu, FBTC ETF Fidelity juga terus menunjukkan kinerja kuat dengan menambahkan US$67,1 juta, sehingga total aliran dana bersihnya mencapai US$8,4 miliar. Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), yang sebelumnya mengalami arus keluar, kini menyaksikan minat baru dengan menarik investasi sebesar total US$27 juta dan US$4,6 juta pada tanggal 16 dan 17 Mei.

Menariknya, jika melihat data sejak 24 Maret, tujuh dari ETF spot terbesar di AS mengelola volume sebesar US$5,65 miliar secara kolektif, menurut data dari firma riset Santiment yang diunggah ke X (sebelumnya Twitter) pada 16 Mei.

Baca juga: Terungkap! Banyak Hedge Fund Top Dunia Investasi ETF Bitcoin Spot

937 Perusahaan Investasi ETF AS Bitcoin Spot

Salah satu aspek yang menonjol dari peningkatan ini adalah meningkatnya partisipasi institusional. Berdasarkan pengajuan Formulir 13F, selama kuartal pertama, 937 perusahaan AS memiliki eksposur terhadap ETF Bitcoin. Hal ini jauh melampaui jumlah perusahaan yang berinvestasi dalam ETF emas yang berjumlah 95 perusahaan pada periode yang sama setelah peluncurannya.

Melihat banyaknya perusahaan yang berinvestasi ke ETF Bitcoin spot, Matt Hougan, kepala investasi di Bitwise, merasa sangat optimis.

Dia berpendapat bahwa meskipun pengajuan menunjukkan bahwa investor profesional memiliki antara 7% dan 10% dari AUM ETF Bitcoin, pengajuan awal 13F mungkin hanya mencerminkan “uang muka” sebelum alokasi institusional yang serius ke dalam kelas aset baru.

Hougan juga mencatat bahwa banyak alokasi yang diungkapkan hanya mencakup sebagian kecil dari persentase AUM institusi, menunjukkan bahwa banyak perusahaan kemungkinan akan meningkatkan mobilisasi 1% aset mereka seiring berjalannya waktu.

Adopsi Bitcoin sebagai aset investasi yang sah di kalangan institusi semakin meningkat. Kenaikan ini juga berdampak pada harga Bitcoin yang naik lima persen dalam satu minggu terakhir, diperdagangkan di level US$66.300.

Baca juga: CEO Galaxy Digital Proyeksi Harga Bitcoin akan Bertahan Lama di Zona Ini

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.