Berita Industri · 6 min read

Donald Trump Pilih Cawapres Pro Kripto

Selasa, 16 Juli 2024
Trump dan J.D. Vance
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Mantan Presiden Donald Trump yang kini mencalonkan kembali sebagai presiden telah memilih Senator Ohio J.D. Vance sebagai pasangannya pada pemilihan presiden AS 2024. 

JD Vance adalah penulis buku dan pemodal yang telah beralih profesi menjadi politisi. Vance dikenal sebagai pendukung aset kripto. Ia diketahui memiliki Bitcoin senilai US$100 ribu dan US$250 ribu di Coinbase. 

Baca juga: Coinbase Sebut Pemilih Kripto akan Berperan Besar dalam Pemilu AS

Menurut inisiatif Stand With Crypto Coinbase, Vance dinilai sebagai pendukung “kuat” karena postingan media sosialnya yang positif dan catatan suaranya mengenai undang-undang pro-kripto.

Salah satu contoh penting adalah keputusannya untuk membatalkan peraturan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) yang mengharuskan bank untuk melaporkan kripto sebagai kewajiban di neraca mereka, sebuah langkah yang kemudian diveto oleh Presiden Joe Biden.

Pada 2023, Vance memperkenalkan undang-undang yang bertujuan untuk melindungi perusahaan kripto, bersama dengan produsen senjata dan perusahaan minyak, dari peraturan federal yang ketat.

Undang-undang ini bukan tentang mempromosikan nilai intrinsik kripto dan lebih banyak tentang melawan apa yang dia gambarkan sebagai “inisiatif yang dibangunkan” oleh regulator federal.

Pada akhir Juni 2024, ia mulai mengedarkan rancangan undang-undang yang bertujuan merombak peraturan kripto federal agar lebih ramah industri. Langkah ini dilakukan ketika membela aset kripto telah menjadi pokok pembicaraan Partai Republik yang lebih menonjol.

Upaya legislatif Vance mengikuti landasan signifikan yang diletakkan oleh senator lain seperti Cynthia Lummis (R-WY) dan Kirsten Gillibrand (D-NY), yang telah mengerjakan kerangka peraturan kripto yang komprehensif selama bertahun-tahun.

Baca juga: Komite Pro Politisi Kripto Diguyur Donasi Rp41 Miliar Jelang Pemilu AS

Kripto Makin Penting di Pemilu AS

Pemilihan Vance oleh Trump menyoroti semakin pentingnya kripto dalam politik Amerika. Kedua kandidat dari Partai Republik ini telah merangkul industri kripto, berpotensi menarik demografi pemilih baru yang berinvestasi di masa depan mata uang digital.

Sementara itu, Presiden Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat, juga telah menunjukkan keterbukaan untuk mengintegrasikan kripto ke dalam kampanyenya.

Pada 10 Juli, seorang penasihat senior Biden berpartisipasi dalam pertemuan meja bundar dengan para pendukung industri kripto, menandakan kesediaan untuk menerima kontribusi kripto.

Baca juga: Harga Bitcoin Naik Usai Insiden Dramatis Menimpa Donald Trump

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.