Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 7 min read

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dikenal karena pandangan kritisnya terhadap mata uang kripto, baru-baru ini melunakkan pendiriannya terhadap Bitcoin.
Pernyataan terbarunya dalam wawancara di Fox News (21/2/2024), mengakui bahwa BTC, mata uang digital terkemuka, mendapatkan banyak perhatian, ia melihat beberapa insiden menarik seputar BTC, seperti semakin banyak orang yang ingin membayar barang dan jasa dengan mata uang kripto. Ia juga menekankan pentingnya regulasi terhadap Bitcoin.
“Anda mungkin harus melakukan beberapa regulasi, seperti yang Anda tahu. Namun banyak orang yang menerimanya, dan semakin banyak, saya melihat orang-orang ingin membayar “Bitcoin”, dan Anda melihat sesuatu yang menarik. Jadi, saya bisa menjalaninya dengan cara apa pun,” katanya.
Kendati mulai melunak dengan Bitcoin, namun Trump tetap bersikeras bahwa dia selalu menyukai satu mata uang: dolar Amerika Serikat (USD).
Baca juga: Kripto Bakal Jadi Kunci Gaet Suara Swing Voter Pemilu AS
Pandangan Trump terhadap Bitcoin saat ini jelas berbeda dengan pandanganya di 2019 lalu. Kala itu, Trump men-tweet bahwa dia “bukan penggemar” mata uang kripto, dan mengatakan bahwa mata uang kripto “bukan uang”.
Pada 2021 Trump pun mengatakan kepada Fox Business bahwa dia melihat Bitcoin sebagai “penipuan” yang mempengaruhi nilai dolar AS.
“Bitcoin, sepertinya ini sebuah penipuan. Saya tidak menyukainya karena ini adalah mata uang lain yang bersaing dengan dolar,” katanya.
Di sisi lain, terlepas dari skeptisismenya terhadap mata uang kripto selama masa jabatannya, patut dicatat bahwa Trump telah merambah dunia token non-fungible (NFT) dengan meluncurkan tiga koleksi sejak meninggalkan jabatannya.
Baca juga: NFT Trump Kembali Populer, Ini Alasannya!
Menjelang pemilihan presiden tahun 2024, komentar Trump mengenai mata uang kripto dan tindakannya terkait regulasi dan aset digital akan diawasi dengan ketat.
Pandangannya tidak hanya mempunyai potensi untuk mempengaruhi basis politiknya tetapi juga memberikan sinyal kepada dunia keuangan bagaimana AS dapat menavigasi lanskap mata uang digital yang terus berkembang di masa depan apabila ia terpilih kembali menjadi presiden.
Trump saat ini memimpin perebutan nominasi presiden dari Partai Republik, dan rekannya dari Partai Republik Nikki Haley.
Baca juga: Komite Pro Politisi Kripto Diguyur Donasi Rp41 Miliar Jelang Pemilu AS
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.