DeX Ini Alami Penyerangan Eksploitasi, Rp102,87 Miliar Lenyap!

Naufal Muhammad

28th May, 2021

Dikabarkan bahwa salah satu bursa terdesentralisasi atau DeX di ekosistem Binance Smart Chain, Blockchain dari Binance, baru saja mengalami penyerangan.

Penyerangan ini membuat tambahan terjadi penyerangan terhadap DeX di ekosistem Binance Smart Chain.

BurgerSwap Kena Penyerangan Eksploitasi

Nampaknya satu proyek Decentralized Finance atau DeFi baru saja mengalami serangan lagi dan saat ini adalah bagian dari Ekosistem Binance Smart Chain.

Proyek tersebut adalah BurgerSwap (BURGER), salah satu DeX yang sempat mengalami ketenaran beberapa bulan yang lalu.

Ketenaran tersebut datang setelah adanya pembaruan sistem yang dimana BurgerSwap berhasil mengimplementasikan sistem Automated Market Maker (AMM).

Baca juga: Berbeda dari SushiSwap, Muncul BurgerSwap dari Binance Smart Chain

Sistem tersebut telah membuat likuiditas pada BurgerSwap terus terjaga, yang juga membuat volumenya terus berkembang.

Sayangnya dari sisi keamanan, BurgerSwap masih memiliki kekurangan akibat berhasil diserang dan menghilangkan uang hingga Miliaran Rupiah.

Penyerangan ini adalah penyerangan eksploitasi yang nampaknya berhasil menghilangkan sekitar $7,2 Juta atau Rp102,87 Miliar.

Kabar ini sayangnya telah mendorong harga BURGER untuk turun sekitar 10% sejak pukul 07.00 WIB hari ini.

Koreksi ini melanjutkan depresiasinya sejak dua hari yang lalu yang jika digabungkan dengan hari ini berada di sekitar 18%.

Dana Diusahakan Pulih

Kabar baiknya, setelah adanya penyerangan ini, BurgerSwap berjanji untuk berusaha mencoba memulihkan dana yang hilang.

Pernyataan tersebut didapatkan dari publikasi resminya melalui Twitter dimana BurgerSwap menyatakan jumlah total dana yang hilangnya bersama rencana pemulihan.

Saat ini DeX tersebut telah resmi menghentikan perdagangan crypto dengan pernyataan bahwa pihak BurgerSwap sedang menangani beberapa masalah.

Terdapat DeX lain yang juga mengalami penyerangan yang sama yaitu JulSwap (JUL) salah satu proyek yang juga bergerak pada Binance Smart Chain.

CEO dari proyek tersebut menyatakan dalam cuitan di Twitter bahwa tidak ada penyerangan berupa peretasan atau eksploitasi yang cukup signifikan.

Baca juga: Cara untuk Lindungi Dana dari Scam yang Ada di DeFi

Namun walaupun begitu harga JUL mengalami depresiasi hingga 95% setelah kabar tersebut beredar.

Binance Smart Chain sendiri telah mengalami ketertarikan yang tinggi akibat rendahnya biaya transaksi. Namun masalah keamanan nampaknya jadi penghambat pertumbuhan.

Pekan lalu, PancakeBunny, salah satu proyek di Binance Smart Chain juga baru saja mengalami penyerangan yang menghilangkan $45 Juta atau Rp643,96 Miliar.

Beberapa proyek crypto lain di Binance Smart Chain seperti Spartan Protocol, bEarn Fi, Uranium Finance, dan beberapa lainnya juga mengalami hal yang sama.

Namun hal ini tidak membuat Binance Smart Chain lemah akibat mayoritas blockchain pernah mengalami penyerangan, dan hal tersebut membuka ruang untuk pengembangan.

Ethereum sendiri sempat mengalami beberapa penyerangan, terutama terhadap proyek DeFi. Namun ia bangkit dan membentuk pembaruan jaringan.

Tapi kondisi ini membuat kesadaran bahwa sebelum investasi atau menggunakan jasa satu proyek crypto, layaknya keamanannya perlu dipastikan terlebih dahulu.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.