CryptoKitties dan Keunikan Token ERC-721

Dhila Rizqia

5th May, 2021

Banyak yang sudah dengar tentang game baru dalam blockchain Ethereum yang disebut CryptoKitties. Game baru ini menjadi headline di antara komunitas cryptocurrency karena ide uniknya dan efek yang dibuat pada network Ethereum.

CryptoKitties adalah game di mana pemain bisa membeli, menjual, menukar, dan mengembangbiakkan kucing digital. Mereka masing-masing disebut juga “breedable Beanie Babies” karena tiap kucing unik dengan caranya sendiri. Keunikan ini membuat CryptoKitties sangat bisa dijadikan koleksi, banyak yang tertarik akan karakteristik dari beberapa kucing dan berharap memilikinya.

Tetapi bukan hanya kucing yang bisa menjadi barang koleksi. Kita cenderung tertarik mengoleksi banyak hal, ini bukan hal baru. Dari koin fisik hingga kartu Pokemon, orang-orang suka mengoleksi. Ini adalah hobi yang membentuk ketertarikan unik akan barang langka.

Serupa dengan bagaimana nilai sebuah komoditas berhubungan dengan kelangkaan, nilai dari barang koleksi bagi seorang kolektor terhubung pada kelangkaannya di antara barang lainnya.

Kita bisa meniru barang langka yang layak koleksi dengan token Ethereum, dan tiap token mengikuti standar dalam komunitas Ethereum yang disebut sebagai ERC-721. Ethereum Request for Comments 721 atau ERC-721 adalah Proposal Perbaikan Ethereum yang dikenalkan oleh Dieter Shirley di akhir 2017. Ini adalah standar yang diusulkan yang mengizinkan kontrak pintar beroperasi sebagai token yang dapat diperdagangkan, seperti ERC-20. Token ERC-721 unik karena sifatnya yang tidak dapat ditukarkan (Non-fungible Token atau NFT).

Bisa ditukarkan adalah karakter dari sebuah aset, atau token dalam hal ini, yang menentukan apakah barang atau kuantitas tersebut memiliki tipe serupa yang bisa ditukarkan selama exchange atau utilitas.

Misalnya, uang kertas 5.000 Rupiah bisa digunakan untuk membeli minuman di minimarket. Uang kertas ini memiliki nilai dan bisa digunakan untuk membeli barang dengan nilai yang sama atau kurang. Namun, ketika kita ingin membeli minuman dengan kartu baseball, minimarket tidak akan menerimanya.

Mengapa? Karena kartu baseball dengan uang kertas memiliki karakteristik berbeda yang menentukan nilai mereka pada orang tertentu. Anak usia 7 tahun misalnya akan membayar 20.000 Rupiah untuk membeli kartu baseball, karena mereka menyukai warna-warni di kartu. Hal yang berbeda akan dirasakan pada pemilik minimarket yang tidak menilai kartu baseball dengan nilai 20.000 Rupiah karena tidak dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Ciri unik yang membedakan kartu baseball dengan uang kertas adalah sifat penukarannya, karena keduanya dinilai berbeda tergantung konteks penukaran dan tidak selalu bisa digunakan secara bergantian.

Artikel terkait: Game Pelihara Kucing Cryptokitties Hasilkan Jutaan Rupiah

Revolusioner

Bertahun-tahun gamer telah melakukan trading item in-game seperti membuat skin atau kustomisasi yang digunakan dalam game. Beberapa marketplace online secara eksklusif memfasilitasi exchange dari item in-game. Namun, belum ada konsep yang jelas dari kepemilikan aset dalam gaming, selain percaya pada perusahaan gaming sebagai pemelihara aset pemain. Melalui NFT, Anda bisa memiliki karakter, skin, dan kustomisasi in-game di luar pengaturan sebagai pihak ketiga, termasuk developer game.

Berkat ERC-721, tiap token menjadi unik. Mike Raitsyn, co-founder platform SnowFox, yang membantu project dengan mengeluarkan hampir 30 token termasuk ERC-721, melihat potensi dari protokol ini.

Developer dari online game CryptoKitties, yang juga disebut sebagai “pembunuh Ethereum”, merupakan yang pertama untuk menggunakan standar ini. Ini didasarkan pada penggunaan atribut unik: usia, warna, asal. Beberapa campuran dari atribut akan menjadi langka, membuat kucing sangat mahal. Tidak mengherankan, ide ini diambil oleh project hiburan lainnya seperti CryptoPuppies, CryptoPets, dan bahkan CryptoPunks.

Kelangkaan digital akan menjadi revolusioner. Akan terdapat skenario baru di mana game tidak beroperasi pada network namun token Anda menjadi tiket untuk menjadi bagian dari game.

Sumber: Medium | Cointelegraph | Cointelegraph | Medium

Dhila Rizqia

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.

Dhila seorang lulusan studi komunikasi dan media yang memiliki ketertarikan besar pada dunia investasi khususnya bitcoin dan cryptocurrency.