Crypto Terburuk 2021, Ada yang Sengaja Turun Loh!

Naufal Muhammad

30th December, 2021

Tahun 2021 adalah tahun yang cukup mengesankan untuk crypto akibat adanya apresiasi harga yang cukup signifikan.

Mayoritas crypto dengan fundamental yang cukup baik terlihat mengalami apresiasi yang cukup signifikan bahkan hingga ribuan persen.

Sayangnya ada crypto dengan fundamental yang relatif baik, namun mengalami penurunan harga yang signifikan di Tahun 2021.

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai lima crypto dengan pergerakan harga terburuk di Tahun 2021 ini.

Bitcoin SV (BSV)

Pertama adalah Bitcoin SV yang muncul dari Hard Fork Bitcoin, untuk memberi versi Bitcoin yang lebih murni.

Pendiri Bitcoin SV menyatakan Bitcoin saat ini relatif keluar dari tujuan utamanya yaitu untuk alat transaksi.

Banyaknya pembaruan dan juga integrasi baru menurutnya membuat Bitcoin keluar dari tujuan utama yaitu sebagai sistem transaksi.

Oleh karena alasan tersebut perusahaan teknologi bernama nChain, membuat Bitcoin SV untuk kembali โ€œmemurnikanโ€ Bitcoin.

Sayangnya rencananya kurang menarik bagi mayoritas investor. Sebab berkembangnya dunia crypto membuat tujuan tersebut menjadi terlalu sempit.

Walau memiliki beberapa pendukung, Bitcoin SV masih mengalami koreksi signifikan, sekitar 20% lebih dari awal Januari 2021 hingga saat ini.

Meskipun bergerak turun, Bitcoin SV sendiri masih hidup dan proyeknya masih belum ditinggalkan oleh para penciptanya.

Kabar terakhir Bitcoin SV yang signifikan positif adalah satu bulan yang lalu mengenai adanya peluang untuk menjadi validator.

Kabar ini juga sayangnya mengikuti kabar buruk terakhir yaitu pada Agustus 2021 mengenai serangan 51% dari seluruh jaringan Bitcoin SV.

Nampaknya di 2022 Bitcoin SV menjadi salah satu proyek yang akan meredup, terutama kurangnya pembaruan dari jaringannya.

NEM (XEM)

Berikutnya adalah Nem Blockchain dengan koinnya XEM yang mengalami koreksi cukup signifikan di Tahun 2021 ini.

Nem Blockchain adalah sebuah blockchain yang fokus untuk menjadi wadah untuk pertukaran data untuk pihak individual dan bisnis.

Jaringannya dapat dikhususkan untuk penggunaan secara privat dan juga secara publik yang juga dapat digunakan untuk perpindahan dana.

Pada awal 2021, Nem Blockchain mengalami ketenaran yang cukup tinggi, akibat adopsinya yang cukup signifikan dan pembaruan jaringan yang terus terjadi.

Perlu diketahui bahwa hingga saat ini Nem Blockchain masih aktif dalam proyeknya dan masih aktif dalam sosial media mengenai publikasi.

Sayangnya di pertengahan hingga akhir Tahun 2021 Nem Blockchain belum memiliki kabar positif terbaru yang cukup signifikan untuk meningkatkan ketertarikannya.

Selain itu, Nem sendiri telah memiliki banyak saingan yang terlihat memiliki adopsi lebih cepat dibandingkannya.

Pendorong harganya turun juga kemungkinan adalah adanya inovasi baru yaitu peluncuran Symbol (XYM) di ekosistem Nem.

Hal ini menjadi penyebab harga turun karena kemungkinan fokus saat ini telah berubah dari XEM ke XYM oleh ekosistem Symbol dan Nem.

Kondisi ini telah membuat XEM turun lebih dari 29% dari awal Januari 2021 hingga saat ini. Koreksi tersebut adalah salah satu yang terbesar di 2021.

Flow (FLOW)

Ketiga adalah Flow yang merupakan sebuah Blockchain yang berfokus untuk menjadi tempat penyimpanan data dan proyek berbasis Non Fungible Token atau NFT.

Flow merupakan salah satu crypto yang memiliki fundamental baik namun penurunan harga yang cukup signifikan di 2021 ini.

Hal ini disebabkan Flow memiliki ekosistem yang cukup baik serta adopsi yang luas seperti dengan Warner Music, Ubisoft, NBA, dan UFC.

Untuk saat ini proyek Flow masih aktif, akibat banyak NFT di dalamnya yang masih diperdagangkan dengan volume yang cukup signifikan.

Sayangnya publikasi terkait pembaruan jaringan dan rekan adopsi baru terlihat sangat kurang, yang kemungkinan menjadi faktor penurunan dalam ketertarikan koinnya.

Selain itu, saingan di bidang blockchain berbasis NFT juga terlihat sudah mulai banyak. Dengan kurangnya publikasi Flow kepada investor, sayangnya nilai persaingan koin Flow terus menurun.

Tapi kabar baiknya secara fundamental, Flow masih terlihat cukup positif akibat masih memiliki tim yang aktif untuk mengembangkan blockchainnya.

Sehingga walau di 2021 tidak mengalami apresiasi yang signifikan dan saat ini sedang berada di daerah harga awal Januari 2021, Flow masih memiliki potensi di Tahun 2022.

Bitcoin Cash (BCH)

Selanjutnya adalah Bitcoin Cash yang koinnya BCH, telah terombang-ambing sentimen negatif dan positif yang kuat di Tahun 2021.

Bitcoin Cash adalah salah satu blockchain yang merupakan hasil dari Hard Fork oleh Blockchain Bitcoin.

Tujuannya adalah memberikan solusi yang lebih baik daripada Bitcoin, agar adopsi blockchain dapat meluas ke masyarakat umum.

Crypto yang berdiri sejak 2017 ini muncul akibat adanya perdebatan di era awal crypto akibat banyak yang merasa adanya kekurangan yang kuat dari teknologi Bitcoin.

Kekurangan tersebut adalah masalah skalabilitas atau kemampuan untuk meningkatkan kecepatan transaksi ke depannya.

Saat ini Bitcoin Cash masih aktif dan masih memiliki pengguna jaringan yang cukup signifikan, termasuk dari sisi ekosistem dan adopsi.

Sayangnya di Tahun 2021 ini Bitcoin Cash mengalami banyak sentimen negatif di sekitarnya, salah satunya adalah banyanya berita palsu.

Salah satu berita palsu yang terlihat menyebar secara cepat adalah kabar adopsi Bitcoin Cash oleh Walmart dan Kroeger.

Setelah kabar ini beredar, Bitcoin Cash mengalami koreksi yang cukup signifikan, yang membuatnya berada di harga sekitar Januari 2021.

Kemungkinan besar di Tahun 2022, BCH masih memiliki harapan, namun jika adopsi semakin luas dan pengembangan blockchain terus dilakukan.

Internet Computer Protocol (ICP)

Terakhir adalah Internet Computer Protocol, sebuah proyek kompleks dan rumit yang muncul dengan teknologinya sendiri di Tahun 2021.

Internet Computer Protocol adalah sebuah proyek crypto yang ingin menjadi pengganti dari internet agar semua bisa bergerak di internet yang โ€œbaruโ€ secara terdesentralisasi.

Didirikan oleh Dominic Williams, ICP ingin menjadi alternatif bahkan pengganti untuk sistem internet saat ini yang masih sering rentan terhadap manipulasi data.

Tujuan ini dilakukan dengan membentuk internet berbasis blockchain agar pengguna internet memiliki identitasnya sendiri yang datanya aman dari pencurian atau manipulasi pihak penyimpan.

Di Tahun 2021, ICP mengalami ketenaran yang cukup tinggi dari sisi adopsi dan akibat pengembangan teknologinya yang terus terjadi.

Mekanisme blockchainnya juga menjadi salah satu daya tariknya yang membuat banyak perhatian tertuju kepadanya.

Blockchain ICP merupakan blockchain dengan teknologi hasil karya Dominic Williams, sehingga belum ada crypto atau blockchain lain yang memiliki mekanisme yang sama.

ICP juga merupakan salah satu crypto yang sengaja mengalami penurunan harga di Tahun 2021 ini akibat roadmap atau rencananya.

Proyek ini memiliki roadmap yang cukup jauh bahkan hingga sekitar 20 tahun atau lebih untuk adopsinya dapat terjadi secara jangka panjang.

Sayangnya salah satu rencana dalam roadmapnya adalah menurunkan nilai ICP sehingga membuat harganya lebih dapat bergerak positif dalam jangka panjang.

Dalam roadmapnya, pada lima tahun pertama setelah 2021, ICP akan fokus untuk publikasi dan juga kerja sama adopsi untuk memperluas ekosistem.

Setelah 20 Tahun ICP memiliki rencana untuk menjadi pesaing internet, dan koinnya ICP baru akan meningkat dalam harga.

Sehingga untuk saat ini memang sengaja tim menurunkan harganya agar adopsi terhadap ICP juga dapat lebih mudah dilakukan tanpa biaya yang mahal.

Hal tersebut menjadi penjelasan mengapa harganya turun hingga 95% di Tahun 2021 ini. Tapi secara fundamental koin ini masih layak untuk investor yang rela dan sabar untuk investasi jangka panjang bahkan lebih dari 20 Tahun.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.