Coinbase Berencana Beli Crypto! Sentimen Positif?

Naufal Muhammad

24th August, 2021

Coinbase, bursa kedua terbesar di dunia dari sisi volume transaksi, dikabarkan akan mulai merencanakan pembelian crypto lagi.

Setelah melantai di bursa saham pada tahun 2021 ini, nampaknya Coinbase telah berhasil mengakhiri laporan keuangan kuartal kedua 2021 dengan keuntungan.

Coinbase Berencana Beli Crypto

Menurut pengumuman dari CEO Coinbase, Brian Armstrong, perusahaannya berencana untuk membeli crypto senilai $500 Juta atau Rp7,2 Miliar.

Ia menyatakan bahwa pembeliannya tersebut adalah untuk menambahkan kepemilikan cryptonya saat ini dimana kepemilikan Bitcoinnya saja berada pada 4.487 BTC.

Pembelian ini dilakukan setelah keluarnya hasil laporan keuangan kuartal kedua 2021 yang menghasilkan keuntungan sebesar $1,6 Miliar atau Rp23,15 Triliun.

Angka ini tergolong sedikit, namun ada pernyataan tambahan yang membuat banyak investor tertarik dan menganggap pernyataannya sebagai sentimen positif.

Hal ini disebabkan menurut Armstrong, saat ini Coinbase berencana untuk secara rutin investasi crypto sebesar 10% dari keuntungannya.

Kemungkinan besar pembelian rutin ini akan terjadi setiap kuartal dan dapat mencerminkan metode pembelian melalui Dollar Cost Averaging.

Saat ini publikasi yang beredar adalah pembeliannya masih akan terfokus pada Bitcoin, namun tidak menutupi kemungkinan pembelian crypto lain.

Muncul asumsi bahwa akibat metode ini oleh Coinbase, akan ada beberapa bursa yang ikut serta untuk melakukan hal yang sama.

Apakah Bursa Lain Mengikuti?

Tapi kenyataannya, untuk saat ini belum terlihat ada bursa atau perusahaan besar lain yang mengikuti langkah Coinbase.

Saat ini beberapa bursa crypto besar seperti Gemini dan BlockFi terlihat belum memiliki arah yang sama karena masih persiapan IPO atau melantai di bursa saham.

Kemungkinan besar beberapa bursa tersebut akan bergerak mengikuti Coinbase yang telah membuka jalan sebagai bursa crypto pertama dengan saham publik.

Jika semua mengikuti langkah Coinbase kemungkinan besar harga mayoritas crypto akan lebih stabil, karena dorongan beli berasal dari institusi atau mereka sendiri, dan bukan ritel.

Apa bila langkah alokasi 10% juga diikuti bursa lain, tidak dapat dipungkiri bahwa kapitalisasi pasar crypto akan terus naik.

Untuk saat ini nampaknya fokus alokasi Coinbase masih akan tertuju pada Bitcoin dimana langkah ini adalah langkah yang umum oleh investor institusional.

Oleh karena itu, jika alokasi 10% tersebut berjalan dengan rutin, kemungkinan Coinbase dapat mulai menyaingi MicroStrategy.

Melihat jumlah Bitcoin yang terbatas di 21 Juta, dan juga adanya sistem halving, kemungkinan besar dorongan belinya dapat mendorong harga naik signifikan.

Namun sentimen ini kemungkinan baru akan berpengaruh dalam jangka panjang, melihat masih adanya beberapa sentimen negatif.

Salah satunya adalah wacana Tapering atau mengubah kebijakan moneter dari Bank Sentral Amerika atau The Fed.

Untuk saat ini, hingga ada kejelasan dari The Fed, kemungkinan besar mayoritas crypto masih akan bergerak konsolidasi.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.