CEO KuCoin Tanggapi FUD! Nyatakan Bursanya Masih Aman

Naufal Muhammad

5th July, 2022

CEO dari KuCoin, salah satu bursa crypto terbesar di dunia, menyatakan tanggapannya terkait banyaknya sentimen negatif atau FUD yang beredar terkait bursanya. 

Johnny Lyu, CEO KuCoin, mempublikasi tanggapannya melalui Twitter untuk melawan individu-individu yang memberi rumor negatif terkait perusahaannya. 

CEO KuCoin Tanggapi FUD 

Dengan banyaknya bursa, institusi, dan proyek crypto yang mengalami kebangkrutan bersama pasar crypto yang bergerak turun, banyak individu yang berasumsi bahwa seluruh bursa crypto akan hancur. 

Hal ini disebabkan permasalahan kekurangan dana karena adanya beberapa bursa crypto yang memutarkan uangnya dan tidak mendiamkannya di tempat penyimpanan untuk menjaga kebutuhan likuiditas. 

Walau tidak semua bursa bergerak seperti itu, sayangnya karena banyaknya kasus saat ini, investor berasumsi bahwa semua bursa melakukan hal tersebut dan seluruh bursa crypto akan hancur. 

Saat ini yang menjadi sorotan utama dari potensi terjadinya kondisi tersebut adalah KuCoin, bursa crypto terbesar kelima di dunia saat ini. 

KuCoin dianggap memiliki kondisi negatif oleh banyak individu dan terdapat rumor yang beredar bahwa bursa ini akan memotong penarikan dana. 

Jadi terdapat rumor negatif atau FUD bahwa investor KuCoin akan kesulitan untuk menarik dana mereka karena akan ada batasan penarikan dana. 

Rumor ini telah beredar sekitar satu pekan terakhir bersama kabar kebangkrutan Three Arrows Capital dan kasus Voyager Digital. 

Melihat rumor ini semakin besar, akhirnya CEO dari KuCoin buka suara dan memberikan kepastian terkait rumor ini. 

Melalui Twitter resminya, Johnny Lyu menyatakan bahwa saat ini KuCoin masih aman dan tidak ada rencana untuk membatasi bahkan menghentikan penarikan dana. 

“Saya tidak yakin siapa yang menyebarkan rumor ini, dan apa niat mereka, tapi KuCoin tidak memiliki keterikatan dengan LUNA, 3AC (Three Arrows Capital), Babel, dll. Tidak ada kehancuran dari turunnya harga sebuah crypto dan tidak ada rencana penutupan penarikan dana. Semua di KuCoin masih berjalan lancar.” Ujar CEO KuCoin. 

Dalam cuitan tersebut Johnny Lyu memberikan beberapa tanggapan lanjutan untuk menyatakan transparansi dari bursanya. 

Cuitan ini mendapatkan banyak pertanyaan terkait apakah ada keterikatan dengan proyek-proyek lain yang bermasalah, seperti Celsius, yang tidak disebut dalam cuitannya. 

Johnny Lyu meluangkan waktu yang cukup lama di Twitter setelah membuat pernyataan tersebut, memastikan bahwa pertanyaan penting investor terjawab. 

Ia memberikan tanggapan kepada para investor dalam rangka menenangkan kekhawatiran yang ada di pasar crypto, melihat banyaknya dana yang ada di bursanya.

Johnny Lyu Memberi Informasi Rinci

Melalui twitter resminya, Johnny Lyu juga memberi beberapa informasi yang rinci terkait bursanya. 

Ia memberi beberapa fakta terkait kondisi KuCoin terutama dari kondisi keuangan bursanya untuk memastikan bahwa semuanya aman. 

Ia menyatakan bahwa KuCoin baru saja mendapatkan pendanaan sebesar $150 Juta dengan valuasi perusahaan sebesar $10 Miliar pada Mei 2022.

Tujuan pemberian informasi tersebut adalah untuk memberi informasi bahwa walau saat ini pasar sedang bergerak negatif, KuCoin masih dihargai tinggi oleh investor, yang kemungkinan disebabkan atas ketahanannya. 

Lyu juga menyatakan bahwa KuCoin masih terus mencair pekerja baru dan membuka lapangan kerja untuk individu di dunia crypto. 

Hal tersebut menandakan bahwa kondisi keuangannya masih baik karena masih bisa menambah tenaga kerja, berbeda dengan bursa dan proyek lain yang memotong jumlah tenaga kerjanya. 

KuCoin juga masih terus menampilkan fitur-fitur baru walau terjadi bear market, menandakan bahwa perusahaannya masih memiliki dana yang cukup untuk melakukan inovasi ini. 

“Transparansi adalah prinsip utama kami (KuCoin). Kami akan segera mempublikasi laporan semester pertama 2022 kami agar kalian dapat mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi operasional kami (KuCoin). Untuk para individu yang menyebarkan rumor negatif, KuCoin berhak untuk mengambil langkah hukum.” Ujar CEO KuCoin, Johnny Lyu. 

Secara keseluruhan, KuCoin masih terlihat aman sebagai bursa bersama dengan Binance, FTX, Kraken, dan Coinbase yang walau mengalami penurunan dalam kondisi keuangan, masih bergerak stabil sebagai bursa. 

Perlu diketahui bahwa KuCoin saat ini memiliki volume transaksi sebesar $1 Miliar per hari, yang tergolong besar, mengingat saat ini sedang bear market.   

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.