Cara Menyimpan NFT di Crust Network

Anisa Giovanny

30th March, 2021

Jika kamu mengikuti perkembangan tren dunia crypto mungkin kamu tidak asing dengan namanya NFT atau Non Fungible Token.

NFT mengubah cara orang membeli dan menjual barang koleksi digital. Gelombang NFT juga membawa peluang baru untuk penyimpanan terdesentralisasi.

Perkembangan ini pun tidak luput dari perhatian Crust sebagai proyek dengan layanan penyimpananan terdesentralisasi. Crust akan memanfaatkan perkembangan pesat pasar NFT untuk lebih memperdalam eksplorasi dan kerjasama di bidang NFT.

Baca juga: 3 Alasan Ini Sebabkan Token NFT Semakin Populer

Crust pun menyediakan layanan untuk menyimpan NFT, sebab pada umumnya aset NFT seperti karya seni dan koleksi, seringkali memerlukan file multimedia seperti gambar dan video untuk disajikan.

File-file ini relatif mahal untuk disimpan di blockchain, oleh karena itu, mereka harus disimpan di luar rantai.

Cara Menyimpan Via Off Chain

Jika kamu ingin menyimpan metadata off chain, ada dua opsi yaitu:

Server Terpusat

Solusi penyimpanan metadata paling sederhana adalah menyimpannya di server terpusat atau solusi penyimpanan cloud seperti AWS.

Namun ada kekurangan dari penyimpanan terpusat ini, yaitu pengembang dapat mengubah metadata secara acak, jika proyek sedang offline, maka metadata dapat dihancurkan.

Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa layanan (termasuk OpenSea) yang saat ini menyimpan metadata dalam cache di server mereka sendiri untuk memastikan bahwa meskipun solusi hosting asli gagal, mereka masih dapat memberikan metadata secara efektif kepada pengguna.

Baca juga: Apa itu Crust? Panduan Lengkap untuk Pemula

IPFS

IPFS adalah sistem penyimpanan file peer-to-peer yang memungkinkan konten disimpan antar komputer, sehingga file dapat dicadangkan ke beberapa node berbeda.

Ini memastikan bahwa metadata tidak dapat diubah karena secara unik dialamatkan oleh hash file, dan selama satu node bersedia menjadi host data, data akan terus ada dari waktu ke waktu dan tidak akan mustahil untuk diambil karena penghentian proyek.

Sekarang, pengembang dapat menyederhanakan proses ini untuk penyimpanan yang efisien melalui Jaringan Penyimpanan Crust yang terbuka.

Penyimpanan NFT di Crust

Platform perdagangan NFT dapat memenuhi persyaratan penyimpanan file NFT dengan mengintegrasikan Crust dan IPFS. Solusinya dibagi menjadi empat langkah berikut

1. Platform perdagangan NFT mengimpor file NFT ke dalam IPFS;

2. Platform perdagangan NFT menyimpan dan mendistribusikan file NFT melalui jaringan Crust;

3. Platform perdagangan NFT memantau status penyimpanan file NFT di jaringan Crust;

4. Pengguna mengakses file NFT melalui platform perdagangan NFT.

Informasi detail mengenai proses penyimpanan NFT di Crust bisa ditemukan di sini.

Produk Crust NFT

Baru-baru ini, Crust bergabung dengan seri NFT PolkaPets yang diluncurkan di Bondly, dan dengan cepat terjual habis.

Nilai Crust NFT

Ke depannya, Crust akan mendukung lebih banyak utilitas untuk pemegang NFT, seperti memperoleh manfaat VIP dan informasi langsung tentang pencapaian yang akan datang, prioritas untuk kegiatan komunitas, dan menikmati manfaat dari aplikasi ekosistem Crust, menandai status pengguna VIP, dll.  

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency