
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Exchange · 8 min read
Pasca peretasan exchange Bybit senilai US$1,4 miliar atau sekitar Rp22,8 triliun pada 21 Februari yang diduga dilakukan Lazarus Group dari Korea Utara, Bybit membeli Ether (ETH) senilai US$742 juta atau sekitar Rp12 triliun dan berhasil menggantikan seluruh ETH yang diretas.
Menurut perusahaan analisis blockchain, Lookonchain, Bybit membeli Ether menggunakan dua alamat wallet di antara 22 dan 23 Februari.
Alamat wallet yang terhubung dengan Bybit “0x2E45… 1b77” membeli 157.660 ETH senilai US$437,8 juta atau sekitar Rp7,1 triliun dari perusahaan investasi kripto Galaxy Digital, FalconX dan Wintermute melalui pembelian over-the-counter.
Pembelian Ether senilai US$304 juta atau sekitar Rp4,9 triliun lainnya menggunakan alamat wallet “0xd7CF… A995” melalui exchange terpusat dan terdesentralisasi juga “kemungkinan besar” terkait dengan Bybit.
Baca juga: Bybit Kena Hack, Rp23,8 Triliun ETH Lenyap!
CEO Bybit, Ben Zhou, mengonfirmasi bahwa exchange-nya tidak sekadar membeli Ether, namun juga berhasil menggantikan seluruh ETH yang diretas.
“Laporan proof-of-reserve terbaru yang sudah diaudit akan dirilis secepatnya untuk menunjukkan aset klien sudah kembali ke rasio 1:1 melalui Merkle tree,” kata Zhou di cuitan X-nya.
Mendukung hal ini, Lookonchain memperkirakan bahwa Bybit telah menerima 446,870 Ether, senilai sekitar US$1,23 miliar atau sekitar Rp20 triliun dari pinjaman, setoran whale, dan pembelian yang hampir 88% dari total kerugian akibat peretasan tersebut.
Penarikan pelanggan Bybit juga mencapai US$5,3 miliar atau sekitar Rp86,4 triliun pada 22 Februari. Auditor proof-of-reserve Hacke mengatakan bahwa cadangan platform kripto tersebut masih melebihi kewajibannya, dan dana pengguna tetap didukung sepenuhnya.
Total aset Bybit sendiri saat ini masih sekitar US$10,9 miliar atau sekitar Rp177,7 triliun, menurut data DefiLlama.
Sedangkan harga ETH, menurut data CoinMarketCap saat artikel ini ditulis, menyentuh US$2.707 atau sekitar Rp44,1 juta, turun 2% dalam 24 jam terakhir.
Baca juga: Grup Hacker Lazarus Diduga Kuat jadi Dalang Peretasan Bybit
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.