Bursa Efek New York Ikut Terbitkan NFT, Dijual di Crypto.com

Naufal Muhammad

13th April, 2021

Bursa Efek New York (NYSE) menerbitkan Non-Fungible Token (NFT) perdananya yang menggambarkan perdagangan pertama beberapa saham.

Saham yang akan digambarkan dalam NFT tersebut adalah saham Spotify, Unity, DoorDash, Snowflake, Roblox, dan Coupang.

NYSE Terbitkan NFT

Bursa Efek New York (NYSE) terlihat telah menambang dan menerbitkan NFT tersebut utuk mengikuti fenomena NFT yang sangat besar.

Pada 13 April 2021, Presiden dari NYSE, Stacey Cunningham, mengumumkan bahwa  NFT ini adalah cara yang menyenangkan untuk “Menandakan Momen Bersejarah”.

Baca juga: Majalah Playboy Kerja Sama dengan Nifty Gateway, Bangun Proyek NFT

NFT ini akan menggambarkan perdagangan pertama dari enam saham utama di Amerika yaitu Spotify, Snowflake, Unity, DoorDash, Roblox, dan Coupang.

Cunningham mengonfirmasi bahwa NFT dari NYSE tidak akan terbatas hanya pada enam saham tersebut akibat masih ada kemungkinan penerbitan NFT lainnya.

NYSE telah resmi memperdagangkan NFT pertamanya pada salah satu bursa NFT bernama Crypto.com, dan menggambarkan saham Spotify.

NFT tersebut merupakan sebuah video 10 detik yang menggambarkan informasi perdagangan pertama saham Spotify.

NFT Perdagangan Saham Spotify Pertama NYSE

Pengumuman dari NYSE ini mendapatkan tanggapan yang belum positif, dengan beberapa pihak mempertanyakan bahwa pengumuman ini.

Tanggapan Belum Positif

Beberapa pihak ternama di dunia crypto dan Twitter memberikan komentarnya masing-masing mengenai pengumuman tersebut.

CEO dari Binance, Changpeng Zhao, memberikan tanggapannya yang menyatakan bahwa hal ini “gila namun tidak gila.”

Bit Lord, salah satu influencer yang terkesan sering “mencela” atau trolling di dunia Twitter dan crypto, menyatakan pendapatnya mengenai pengumuman ini.

Alex Gausman, pendiri dari NFTX, menyatakan bahwa NFT ini kurang menarik. Ia menyatakan,

“NFT itu seperti hal ter-tidak keren yang pernah saya lihat. Beli saja sahamnya”

Saat ini NFT NYSE belum mendapat tawaran, tapi pesaing NFT lain seperti oleh Forbes, Times, New York Times, telah mendapatkan ratusan ribu Dolar Amerika tahun ini dari NFT.

NFT pertama Forbes yang menggambarkan halaman terdepan majalahnya dengan kembar Winklevoss, telah terjual sebesar $333.333 atau Rp4,88 Miliar pada 8 April 2021.

Baca juga: Enjin Luncurkan Blockchain Khusus NFT, Dibangun di Polkadot

Majalah Times, juga mengeluarkan sembilan NFT hingga hari ini dimana masing-masing NFT terjual sebesar $100.000 hingga $250.000 atau Rp1,4 Miliar hingga 3,7 Miliar.

New York Times juga memiliki NFT yang diterbitkan untuk tujuan sosial, dimana NFT tersebut dapat menghasilkan $550.000 atau Rp8,05 Miliar.

Saat ini fenomena NFT nampaknya semakin besar dengan semakin banyak perusahaan non keuangan yang mulai sadar terhadap potensinya.

NYSE belum terlihat berhasil dalam penjualannya, namun hal tersebut bisa jadi akibat waktunya yang masih singkat dalam penjualan.

Selain itu, NFT ini terbit di Crypto.com (CRO) sehingga kemungkinan besar akan menarik ketertarikan yang tinggi mengingat bursa tersebut juga memiliki ketertarikan yang meningkat.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.