Lamborghini Pakai Blockchain untuk Memerangi Pemalsuan Mobil

febrian surya     Tuesday, November 26 2019

Produsen mobil sport dan mewah asal Italia, Lamborghini menggunakan SalesForce Blockchain untuk membantu pembuktian bahwa mobil Lamborghini yang dimiliki asli atau tidak. SalesForce merupakan perusahaan penyedia layanan teknologi untuk membantu tim penjualan di perusahaan yang menjadi klien mereka dengan berbagai bantuan software yang berisikan banyak tool.

Pengumuman kemitraan ini diumumkan oleh pihak SalesForce pada 19 November kemarin, dimana kemitraan ini akan memungkinkan Lamborghini untuk bisa melacak, memberi jaminan, dan memastikan bahwa mobil Lamborghini yang beredar di pasaran itu asli dengan cepat dan lebih aman dengan menggunakan platform blockchain.

Platform blockchain ini sudah dirilis pada bulan Mei 2019 lalu, yang diberi nama Salesforce’s Hyperledger, yang mengimplementasikan dan membentuk sebuah jaringan yang bisa dipercaya antara pihak-pihak yang terlibat dalam pengecekan jaminan keaslian selama unit mobil Lamborghini tersebut dijual kembali.

Setiap kendaraan Lamborghini sekarang akan datang bersama catatan servis yang tidak berubah Guna Memastikan Tidak ada Pemalsuan Mobil

Secara khusus, ketika sebuah Lamborghini dijual kembali, kendaraan tersebut akan melalui 800 atau 1000 inspeksi untuk memastikan bahwa mobil tersebut asli, inspeksi ini dilakukan di kantor pusat di Italian Sant’Agata Bolognese, berdasarkan siaran pers.

Keperluan proses inspeksi mobil Lamborghini ini melibatkan begitu banyak sumber daya seperti fotografer, rumah lelang, dealership, tempat perbaikan dan juga media – untuk melakukan pendaftaran catatan keseluruhan kondisi mobil dan memverifikasi semua bagian dan rekam jejak servis dari setiap kendaraan.

Perusahaan SalesForces mengklaim bahwa setiap kendaraan Lamborghini yang datang ke Italian Sant’Agata Bolognese akan dilengkapi dengan informasi dan catatan detail keseluruhan kondisi kendaraan tersebut seperti kepemilikan sebelumnya dan restorasi. Sistem baru ini juga didesain untuk melindungi mobil Lamborghini terhadap potensi pemalsuan mobil miliknya seperti semua pengecekan otentikasi dikelola oleh Lamborghini dan para mitranya, berdasarkan siaran pers.

Penggunaan SalesForce Blockchain pada perusahaan Lamborghini merupakan lanjutan dari sebuah proyek uji coba yang melibatkan mobil pertama yang disertifikasi dengan SalesForces Blockchain. Pada Agustus 2019, salah satunya adalah tipe mobil Lamborghini, Aventador S yang sudah disertifikasi pada SalesForce Blockchain selama sebuah pertunjukan Monterey Car Week 2019 di California untuk melindungi mobil tersebut dari pemalsuan mobil sebagai suatu karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi.

Sumber