Bitfarms Tambang 50% Bitcoin, Dibantu Energi Ramah Lingkungan

Naufal Muhammad

15th July, 2021

Perusahaan penambang Bitcoin, Bitfarms, dikabarkan telah meningkatkan produksi penambangannya walau telah menghadapi halangan.

Halangan yang dimaksud adalah adanya tekanan kesulitan dari Cina yang melarang mayoritas penambang Bitcoin di negaranya untuk beroperasi.

Tapi dalam kondisi tersebut, perusahaan berbasis Kanada ini terlihat terus maju dan terlihat mengalami peningkatan dalam hasil produksinya.

Bitfarms Tingkatkan Produksi Penambangan Bitcoin

Pada 14 Juli 2021, dalam laporan yang diberikan mengenai produksi Bitcoin oleh Bitfarms, terlihat terjadi peningkatan dalam enam bulan pertama di 2021.  

Dikabarkan bahwa Bitfarms telah berhasil menambang sebanyak 1.375 Bitcoin pada enam bulan pertamanya di Tahun 2021.

Dalam laporan tersebut, perusahaan Kanada ini juga mengatakan bahwa terdapat proyeksi produksi untuk Bulan Juli 2021 sebesar 400 Bitcoin.

Angka tersebut berarti lebih besar hingga 50% dibandingkan Bulan Januari 2021 yang berada di 199 Bitcoin.

Selain itu, angka tersebut juga akan membuat produksi Juli 2021 lebih besar daripada Bulan Juni 2021 di 365 Bitcoin.

Perusahaan yang berdiri sejak 2017 ini juga menyatakan bahwa lebih dari 95% Bitcoin yang ditambangnya telah di deposit dan disimpan.

Optimisme ini membuat banyak pihak skeptis terhadap Bitfarms, namun juga membuat banyaknya dukungan.

Hal ini disebabkan sejak awal bulan ini, Bitcoin mengalami banyak tekanan terutama akibat Cina yang menghalangi mayoritas penambang Bitcoin.

Kondisi tersebut membuat adanya penurunan 42,5% pada kesulitan menambang, yang nampaknya menjadi keuntungan untuk Bitfarms yang bergerak di Kanada.

Sebab dengan turunnya kesulitan, penambang yang aktif masih bisa mendapatkan Bitcoin lebih banyak dan lebih mudah dengan biaya lebih rendah.

Keadaan tersebut yang membuat Bitfarms berhasil meningkatkan produksinya dan percaya bahwa di Bulan Juli produksinya akan naik 50% lebih.

Menggunakan Energi Ramah Lingkungan

CEO Bitfarms, Emiliano Frodzki, menyatakan bahwa kondisi di Cina telah membuat kabar positif untuk penambang lainnya. Ia menyatakan,

“Laporan menyatakan bahwa pelarangan penambangan di Cina dan perpindahan penambang akan berjalan cukup lama. Bitfarms menjadikan hal ini sebagai sentimen positif untuk menambah produksi.”

Kabar baiknya, Bitfarms melakukan peningkatan produksi ini melalui energi yang ramah lingkungan dimana fokus utama adalah tenaga air.

Saat ini penggunaan energi berbasis air tersebut telah mencapai 99% dari keseluruhan produksi yang digunakan perusahaan Kanada ini.

Hal tersebut membuat 1,5% jaringan Bitcoin digerakkan oleh penambang yang ramah lingkungan akibat pangsa tersebut dikuasai oleh Bitfarms.

Saat ini Bitfarms juga sedang melakukan ekspansi ke beberapa daerah di Kanada dengan adanya pengadaan 1.500 alat penambang Bitcoin.

Dikabarkan nantinya ekspansi yang akan ditingkatkan adalah di daerah Quebec, lebih tepatnya di Kota Magog.

Saat ini Bitfarms telah menjadi salah satu pemimpin di penambangan Bitcoin dengan energi ramah lingkungan di Amerika utara.

Kedudukannya sedang berusaha dibalap oleh Compass Mining yang baru saja menandatangani kesepakatan dengan Oklo.

Oklo adalah sebuah perusahaan yang mendukung penggunaan energi nuklir, yang nantinya akan mendorong Compass Mining untuk menggunakannya.

Menurut pihak perusahaan, nantinya penggunaan energi tersebut akan dilakukan pada 2023 atau 2024 yang akan menurunkan biaya penambangannya cukup drastis.

Compass Mining saat ini juga sedang dalam diskusi dengan Miami untuk membentuk sistem penambangan yang ramah lingkungan.

Oleh karena itu, ke depannya kemungkinan besar industri penambangan crypto akan terus mengarah ke energi ramah lingkungan.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.