Bitcoin Mining ETF Milik Valkyrie Capital Debut di Nasdaq Hari Ini!

Rossetti Syarief

8th February, 2022

Bitcoin Mining ETF milik Valkyrie Capital telah menerima persetujuan SEC (Securities and Exchange Commission) untuk didaftarkan di bursa Nasdaq.

Mulai hari ini (08/02), instrumen investasi tersebut telah resmi diperdagangkan.

Valkyrie sendiri merupakan manajer aset kedua yang menawarkan Bitcoin ETF futures di pasar AS.

Perusahaan ini adalah perusahaan kedua setelah ProShares dengan produk Bitcoin Strategy ETF (BITO) di New York Stock Exchange. 

Pada hari pertama perdagangannya, BITO menjadi 15 peluncuran ETF terbaik sepanjang masa.

Status ini didapatkan setelah BITO mencapai volume $250 Juta dalam 15 menit dan $1 Miliar pada hari kedua.

“Kami percaya bahwa penambang Bitcoin akan memimpin revolusi menuju energi ramah lingkungan. Memberikan akses kepada para pencari peluang terkait dengan perusahaan ramah lingkungan akan membantu membuat lingkungan lebih bersih,” kata CEO Valkyrie Funds Leah Wald kepada media lokal. 

Bitcoin ETF milik Valkyrie Capital yang memulai debutnya di Nasdaq hari ini akan berada bawah simbol ticker “WGMI”.

Aplikasi Bitcoin ETF yang Ditolak SEC

Argo Blockchain, Bitfarms, Cleanspark, Hive Blockchain, dan Stronghold Digital Mining menjadi pihak dengan kepemilikan terbesar Bitcoin ETF ciptaan Valkyrie tersebut.

CEO Valkyrie Funds Leah Wald berpendapat jika investor memiliki fokus dan keinginan yang meningkat untuk mendapatkan akses ke Bitcoin mining secara lebih luas.

Perpindahan penambang Bitcoin dari China ke New York dan negara bagian Washington sebagai alasan lain di balik ETF.

Mengingat SEC yang sangat selektif dalam peluncuran Bitcoin ETF, instrumen investasi Valkyrie adalah yang terbaru dalam gelombang ETF yang berfokus pada cryptocurrency. 

Bulan lalu, SEC telah menolak aplikasi dari Bitcoin ETF dari Fidelity, First Trust Advisors, dan Skybridge untuk Bitcoin ETF spot.

Meskipun investor AS terus meningkat dalam minat, SEC juga belum mengizinkan pencatatan Bitcoin ETF spot di negara tersebut.

Hal ini memicu pembeli untuk mencari jalan alternatif, seperti penawaran berbasis derivatif dan mereka yang berinvestasi dalam sekuritas terkait Bitcoin. 

Baca Juga: SEC Tolak ETF Bitcoin Spot Lagi! Market Crash

Dampak Positif Terhadap Harga

Menuju beredarnya kabar ini, pasar crypto terlihat bergerak relatif positif yang juga dipimpin oleh Bitcoin.

Akibat kabar ETF ini, Bitcoin telah berhasil mengalami apresiasi sekitar 4% sejak 7 Februari 2022.

Tercatat bahwa saat ini Bitcoin sedang berada di daerah harga $44.000 setelah naik dari daerah $35.000 dalam beberapa hari.

Grafik Mingguan BTCUSD

Apresiasi ini terlihat signifikan terjadi setelah pekan lalu, tepatnya pada 4 Februari 2022 Bitcoin mengalami apresiasi signifikan.

Pergerakan ini telah berhasil memberikan dorongan positif untuk beberapa altcoins lain yang hingga saat ini masih bergerak naik.

Untuk Bitcoin sendiri, saat ini harganya sedang berada di daerah penentuan. Penentuan yang dimaksud adalah kemungkinannya untuk kembali turun atau lanjut naik.

Saat ini daerah $43.000 hingga $45.000 menjadi penentu. Jika Bitcoin berhasil tertutup dalam grafik mingguan di atas $45.000 kemungkinan harganya dapat kembali naik ke zona apresiasi sebelumnya.

Tapi jika dari $45.000 hingga $43.000 Bitcoin koreksi dan tertutup di bawahnya dalam grafik mingguan, ada kemungkinan koreksi lebih besar akan terjadi.

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.