Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 8 min read

Seruan euforia untuk kembalinya bull market di awal kuartal 2 sepertinya menjadi langkah yang mungkin terburu-buru. Terutama setelah kenaikan Bitcoin (BTC) belum lama ini yang gagal mendorong harga di atas level $46.000 pada 31 Maret.
Data yang dilansir TradingView menunjukkan bahwa harga BTC di atas $47.500 ditolak mentah-mentah oleh bear, yang kemudian mengirim harganya jatuh ke $45.500.

Namun dengan penurunan 5,2% pada BTC hari ini, analis justrru mengharapkan pengujian ulang support yang lebih rendah di level $45.000. Dan berikut adalah beberapa pandangan mereka:
Analis pasar dan ekonom Caleb Franzen, memposting grafik yang menunjukan pergerakan EMA-21, EMA-55, dan EMA-100 untuk Bitcoin di laman Twitternya.
Franzen mengklaim, semua rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) yang dipantaunya merupakan support potensial untuk BTC yang membutuhkan level support di kisaran $42.000 – $45.000.
Pandangan berbeda yang lebih makro tentang apa yang akan terjadi selanjutnya untuk BTC diberikan oleh analis dan pengguna Twitter @BTCFuel.
Ia memposting grafik perbandingan pergerakan harga BTC pada tahun 2012 dengan pergerakannya saat ini.

Menurut sang analis, setelah harga BTC naik 28% dalam 2 minggu terakhir dan menembus resistance utama, beberapa konsolidasi sideways akan bagus untuk aset.
“Dalam beberapa bulan ke depan, saya percaya bahwa BTC akan bergerak lambat dan stabil seperti pada tahun 2012. Tapi altcoin akan menjadi gila.” katanya.
Baca Juga: Begini Pergerakan Bitcoin dari Tahun ke Tahun
Sementara itu, kapitalisasi pasar cryptocurrency keseluruhan sekarang mencapai $2,087 triliun dan tingkat dominasi Bitcoin adalah 41,6%.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.