Berita Exchange · 6 min read

Binance Catat Lonjakan Volume TradFi Perpetual Futures Tembus Rp2.585 Triliun dalam Dua Bulan

Kamis, 26 Maret 2026
binance
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Binance, exchange kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan, mencatat pertumbuhan signifikan pada produk TradFi Perpetual Futures. Dalam waktu dua bulan sejak peluncurannya pada awal Januari 2026, total volume perdagangan kumulatif telah melampaui US$153 miliar atau sekitar Rp2.585 triliun.

Berdasarkan data CryptoQuant, lonjakan ini didukung oleh lebih dari 114 juta transaksi. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya minat trader terhadap akses perdagangan 24 jam untuk aset keuangan tradisional melalui platform kripto.

Grafik pertumbuhan volume trading kumulatif TradFi perpetual futures di Binance. Sumber: CryptoQuant

Produk TradFi Perpetual Futures Binance memungkinkan trader memperdagangkan aset seperti emas, perak, dan saham global tanpa batasan jam perdagangan. Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan pasar TradFi konvensional yang masih mengikuti jam operasional bursa.

Baca juga: Binance Gabung Mastercard Crypto Partner Program, Dorong Integrasi Kripto ke Pembayaran Global

Logam Mulia Mendominasi Volume Perdagangan

Data menunjukkan bahwa emas dan perak menjadi kontributor utama dalam aktivitas perdagangan TradFi perpetual futures di Binance.

Pada 3 Maret 2026, volume harian tercatat mencapai US$3,77 miliar (sekitar Rp63,70 triliun) untuk emas dan US$3,75 miliar (sekitar Rp63,36 triliun) untuk perak.

Grafik volume trading TradFi perpetual futures di Binance berdasarkan aset, dengan emas dan perak mendominasi serta lonjakan signifikan sejak akhir Januari. Sumber: CryptoQuant

Dalam periode dengan volatilitas tinggi, volume perdagangan bahkan sempat menyentuh US$4 miliar (sekitar Rp67,59 triliun) untuk emas dan US$7 miliar (sekitar Rp118,28 triliun) untuk perak.

Secara konsisten, emas menyumbang sekitar 25% hingga 65% dari total volume, sementara perak mengisi porsi sisanya, bahkan dalam beberapa periode melampaui 70%.

Baca juga: Pengadilan AS Tolak Gugatan Terorisme terhadap Binance dan Changpeng Zhao

Aktivitas Trading Tembus Rekor Harian

Selain volume, jumlah transaksi juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. TradFi perpetual futures di Binance mencatat hingga 4,4 juta transaksi dalam satu hari, termasuk 2 juta transaksi emas dan 1,9 juta transaksi perak.

Rekor tertinggi tercapai pada 2 Februari 2026 dengan total 6,3 juta transaksi dalam satu hari.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa exchange kripto semakin berperan sebagai pusat perdagangan global yang mengintegrasikan aset kripto dan TradFi dalam satu ekosistem dengan likuiditas tinggi.

Pertumbuhan pesat TradFi perpetual futures di Binance menegaskan adanya pergeseran dalam cara trader mengakses pasar keuangan. Dengan hadirnya produk ini, pengguna kini dapat memperdagangkan berbagai aset lintas kelas dalam satu platform, tanpa batasan waktu.

Model perdagangan 24 jam yang ditawarkan Binance dinilai menjadi faktor utama dalam menarik minat trader global, terutama bagi mereka yang ingin merespons pergerakan pasar secara real-time tanpa terikat jam bursa tradisional.

Binance terus memperluas ekosistemnya dengan menghadirkan instrumen yang menghubungkan pasar kripto dan TradFi. Melalui TradFi perpetual futures, trader dapat mengakses aset seperti emas, perak, dan saham global bersamaan dengan aset kripto dalam satu akun dengan likuiditas yang kompetitif.

Baca juga: Minat Stablecoin Meningkat, BNB Chain Pimpin Pertumbuhan Hingga 133 Persen

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Dilla Fauziyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.