Beri Solusi untuk Bisnis Blockchain, Bholdus Luncurkan Launchpad

Anisa Giovanny

7th April, 2022

Blockchain saat ini menjadi salah satu terobosan tren teknologi 4.0, dan merupakan lahan subur bagi ekosistem startup Vietnam.

Baru-baru ini, ada gelombang startup dan bisnis Vietnam yang menerapkan teknologi blockchain, menarik perhatian besar dari investor dan juga pengamat.

Baru-baru ini, pada bulan Desember 2021, Whydah – sebuah startup blockchain Vietnam juga berhasil mengumpulkan $25 juta dari investor besar seperti Eternity Ventures, Hashkey, Bitscale, Morningstar Ventures, Youbi, PolkaStarter.

Baca juga: Blockchain, Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya

Untuk menjadi salah satu “unicorn teknologi” dan mencapai prestasi luar biasa seperti perusahaan-perusahaan itu, proyek aplikasi blockchain di Vietnam perlu mengatasi kesulitan dan tantangan di bidang khusus ini.

Karena blockchain adalah teknologi yang relatif baru, staf yang berkualifikasi tinggi dan berpengalaman masih langka. Menurut “Laporan Pasar Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi 2019” VietnamWorks, mereka yang memiliki keahlian blockchain dan kecerdasan buatan (AI) menerima gaji tertinggi.

Dengan demikian, grup pengembangan perangkat lunak terkait Blockchain menerima gaji rata-rata $2.241 per bulan, sedangkan grup pengembangan perangkat lunak terkait AI memiliki gaji $1.844 per bulan.

Karena itu, dengan semakin banyaknya bisnis blockchain yang dibuka, pasar sumber daya manusia masih belum dapat memenuhi permintaan akan personel berkualitas tinggi untuk industri ini.

Butuh Strategi Pemasaran yang Unik

Karena pelanggan industri tradisional sebagian besar adalah konsumen biasa, bisnis terutama menerapkan bentuk komunikasi populer seperti siaran TVC (klip iklan), radio, dan iklan online di media sosial, dan lain-lain.

Namun, untuk proyek blockchain, audiens yang ditarget umumnya merupakan investor potensial, sehingga strategi branding dan pemasaran benar-benar berbeda. Misalnya dengan menggunakan NFT yang kini sedang booming.

Baca juga: Mengenal Bholdus, Proyek DeFi untuk UKM Asia Tenggara

Selain pemasaran, dibutuhkan pula media untuk membantu para start up blockchain semakin bertumbuh, salah satunya dengan menggunakan launchpad. Apa itu Lauchpad? Kamu dapat mengaksesnya di sini.

“ Ini adalah kesulitan dan tantangan umum untuk semua bisnis blockchain, terutama startup baru yang memasuki pasar ini. Untuk tumbuh, bisnis harus mengatasi hambatan modal, sumber daya manusia, dan pemasaran yang sangat khas industri ini, “ kata Nhat Phan – Co-founder dan CEO Bholdus.

Dalam waktu dekat, proyek BHO akan menyelesaikan dan meluncurkan Launchpad BHO.

Ini adalah platform untuk mendukung start-up blockchain untuk mengembangkan komunitas, sehingga membantu meningkatkan modal untuk proyek-proyek ini.

 “BHO Launchpad dibuat untuk mendukung start-up Vietnam baru yang berpartisipasi di bidang blockchain. Kami telah memiliki jaringan besar komunitas mediadan jejaring sosial di lebih dari 20 negara dan wilayah, lebih dari 10.000 mitra media termasuk situs berita, komunitas, dan KOL. Dengan BHO Launchpad, kami berharap ini menjadi pasangan yang sempurna untuk proyek blockchain yang masih baru.”

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency