Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Berbeda dari SushiSwap, Muncul BurgerSwap dari Binance Smart Chain

Wafa Hasnaghina     Monday, September 14 2020

Ruang Decentralized Finance (DeFi) terus berkembang pesat. Berbeda dari Uniswap ataupun SushiSwap, muncul platform BurgerSwap berbasis Binance Smart Chain.

Platform ini diinisiasi oleh Tony Carson, Dr. mehmet Sabit Kiraz, dan Dr. Suleyman Kardas dengan mengimplementasikan token dalam bentuk ERC-2917 sebagai alternatif dan improvisasi dari model tata kelola Uniswap.

BurgerSwap dan Binance

Saat ini, token $BURGER sudah dapat dihasilkan di dalam protokol, mengingat platform ini memiliki lebih dari 12 Juta BNB atau setara dengan Rp5 miliar yang dapat distaking dalam liquidity pools-nya.

Baca juga: Apa itu Staking? Panduan Lengkap untuk Pemula

Ini juga yang membuat BurgerSwap berbeda dari Uniswap dan SushiSwap. Lantaran BurgerSwap dibangung di atas Binance Smart Chain, platform ini memiliki pasangan Binance Coin (BNB) dan bukan pasangan Ether (ETH). Selain itu, setidaknya setiap aset di platform tersebut harus memiliki pasangan BURGER ini untuk disumbangkan setidaknya 1% dari likuiditas aset tersebut. 

Munculnya BurgerSwap ini mengakibatkan harga BNB melonjak hingga 30% dalam beberapa hari terakhir. Sebab, pengguna mengakumulasikan nilai mereka menjadi bagian dari yield farming di BurgerSwap.

Baca juga: Apa Sih Yield Farming Itu? Panduan untuk Pemula!

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini