Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Bank for International Settlements: Mata Uang Digital Dapat Hasilkan Perubahan Besar

Wafa Hasnaghina     Friday, June 26 2020

Mata uang digital bank sentral (CBDC) dapat menjadi pengubah permainan bagi pemerintah di seluruh dunia, kata Bank for International Settlements (BIS) dalam sebuah laporan baru.

Dalam laporan ekonomi tahunannya yang baru saja diterbitkan, BIS, sebuah badan yang terdiri dari 60 bank sentral dunia, mengatakan bahwa Mata Uang Digital Bank Sentral “dapat menghasilkan perubahan besar” dalam “mengatasi kekurangan yang ada” yang dihadapi bank-bank sentral di seluruh dunia. Mata Uang Digital ini “dapat menawarkan alat pembayaran digital baru, aman, terpercaya dan dapat diakses secara luas” dan “melangkah lebih jauh”.

BIS menambahkan, persaingan di antara perantara sektor swasta, standar baru dalam keselamatan dan inovasi berkelanjutan dalam pembayaran, perdagangan dan keuangan semua bisa dimanfaatkan bank ketika mengadopsi Mata Uang Digital Bank Sentral nantinya.

Baca jugaBank Sentral Berlomba-lomba Terbitkan Mata Uang Digital

Sama Seperti Cryptocurrency Lainnya?

Mata Uang Digital Bank Sentral ini sendiri berbeda dari mata uang digital lainnya, seperti Bitcoin, karena dikeluarkan dan diatur oleh lembaga pemerintah dan dipatok pada mata uang fiat, seperti dolar AS atau euro. Sejumlah negara di dunia saat ini sedang dalam tahap mencari tahu apakah Mata Uang Digital Bank Sentral ini dapat bermanfaat bagi ekonomi negara masing-masing.

Laporan BIS juga mengatakan, pandemi COVID-19 juga dapat mempercepat pergeseran ke pembayaran digital dan menekankan terbukanya minat pemerintah terhadap Mata Uang Digital bukan merupakan “reaksi” dari ledakan minat terhadap cryptocurrency atau proyek stablecoin, seperti Libra Facebook.

“Penerbitan Mata Uang Digital Bank Sentral bukanlah reaksi terhadap cryptocurrency dan proyek ‘stablecoin’ sektor swasta, tetapi lebih merupakan upaya teknologi terfokus oleh bank sentral dalam mengejar tujuan-tujuan terkait kebijakan publik sekaligus,” kata laporan itu. Mereka juga menambahkan “Mata Uang Digital Bank Sentral memiliki potensi untuk menjadi langkah selanjutnya dalam evolusi uang. “

Bersama Meneliti Potensi dari Mata Uang Digital

Laporan ini muncul pada saat bank sentral di seluruh dunia mengintensifkan penelitian tentang manfaat Mata Uang Digital Bank Sentral.

Saat ini, Bank Sentral Inggris memimpin penelitian kolektif dalam mata uang digital, bersama dengan Bank for International Settlements (BIS) dan lima bank sentral terbesar di dunia, Bank Sentral Kanada, Bank Sentral Jepang, Bank Sentral Eropa, Bank Sveriges Riksbank, dan Bank Sentral Swiss.

Meski begitu, beberapa bank sentral memasang barikade terhadap mata uang digital ini. Pada bulan Maret lalu, Gubernur Bank Sentral Inggris Mark Carney mengatakan Mata Uang Digital Bank Sentral ini dapat menghadirkan “tantangan yang cukup signifikan.”

Terkait Mata Uang Digital ini, menurut Chamber of Digital Commerce sebuah kelompok DC yang memimpin upaya tersebut, anggota parlemen Amerika masih perlu dididik tentang mata uang seperti itu dan mengenai teknologi tersebut.

Sementara Tiongkok tampaknya memimpin lomba dalam menciptakan Mata Uang Digital Bank Sentral mereka sendiri, berita bulan ini melaporkan mata uang digital pan-Asia sudah ada dalam daftar dalam menyaingi mata uang digital Libra Facebook dan menantang supremasi dolar.

Baca juga: Pejabat Tiongkok: Pembangunan Back-End Yuan Digital Telah Selesai

Informasi ini dapat kembali dibaca di sini