Baidu Rilis Versi Beta Xuperchain

febrian surya

25th January, 2020

Pada Selasa (21/1/2020), berdasarkan siaran pers secara resmi dari Baidu Inc, salah satu perusahaan terbesar di Tiongkok ini telah merilis platform blockchain mereka yakni Xuperchain dalam versi beta.

Platform blockchain ini adalah sebuah mesin open source yang mengizinkan pengguna untuk membangun dApps dan menjalankannya pada platform secara cepat.

“Baidu Blockchain Engine membantu pengguna dengan sebuah platform layanan cloud blockchain yang komprehensif, yang bisa secara cepat membangun sebuah jaringan blockchain untuk perusahaan dan pengembang di publik dan privat cloud, dan secara penuh mendukung financial-level Fabric alliance chains, quorum alliance chain, dan private chain yang mendukung berbagai frameworks.”

Di mana Xuperchain memiliki kelebihan dalam memproses transaksi dengan begitu cepat. Xuperchain tercatat ketika dilakukan pengujian mampu memproses 350 TPS, angka ini jauh lebih banyak dibanding Bitcoin dan Ethereum, dengan masing-masing 7 TPS dan 15 TPS.

Namun, hasil yang didapatkan saat pengujian Xuperchain tersebut masih jauh dari harapan, yang mana platform blockchain tersebut digadang-gadang mampu memproses 65,000 TPS pada satu rantai, dan 200,000 TPS di semua jaringannya.

Xuperchain ini sudah dirilis sebagai project uji coba sejak bulan Mei 2019, tetapi pihak pengembang dihadapkan dengan sejumlah tantangan untuk memperbaruhi versi dari Xuperchain ini.

Implementasi Blockchain dari Baidu Inc Semakin Membuat Tiongkok Berada di Barisan Terdepan dalam Hal Blockchain

Sebelum Baidu Inc, anak perusahaan Alibaba, Ant Financial juga meraup $14 juta untuk mengembangkan implementasi blockchain dengan project uji coba yang sudah dirilis tahun ini.

Berdasarkan Coingape, industri blockchain di Tiongkok diprediksi akan tumbuh sebesar 67% hingga 2025, hal ini didorong dengan semakin banyaknya pemanfaatan blockchain di Tiongkok, bahkan bank sentral terbesar di dunia yakni People’s of Bank China telah mengumumkan akan merilis mata uang digital dalam waktu dekat.

Sumber