Asosiasi Bankir Amerika Dukung Crypto! Masih Terhambat Regulasi

Naufal Muhammad

3rd August, 2021

Asosiasi Bankir Amerika (ABA) dikabarkan mempublikasi laporan yang menyatakan bahwa bank di Amerika harus lebih terbuka untuk menerima crypto.

Laporan tersebut dipublikasi secara lengkap termasuk dengan banyaknya saran bagaimana bank dapat terlibat dalam industri crypto.

Asosiasi Bankir Amerika Dukung Crypto

ABA baru saja mempublikasi laporan sepanjang 20 lembar yang memberikan pandangan lengkap mengenai adopsi bank terhadap crypto.

Dalam laporan tersebut ABA memberikan pandangan jelas mengenai bagaimana bank dapat mendekatkan diri untuk memanfaatkan pertumbuhan crypto.

Menurut ABA, beberapa langkah agar bank dapat memanfaatkan pertumbuhan crypto adalah melalui akomodir terhadap permintaan konsumen.

Bank dapat memberi akses kepada para pengguna jasanya untuk mendapatkan kemudahan dalam investasi pada aset crypto.

Oleh karena itu, ABA menyarankan kepada bank agar dapat melihat lebih dalam bagaimana mereka bisa bekerja sama dengan institusi keuangan berbasis crypto.

Pernyataan tersebut didasarkan oleh survei pasar oleh NYDIG yang menyatakan bahwa 80% investor Bitcoin telah memindahkan asetnya kepada bank. Laporan menyatakan,

“Dengan berkembangnya keuntungan dari crypto, bank dapat memanfaatkan kerja sama dengan perusahaan berbasis crypto untuk mendapat keuntungan. Kerja sama ini akan menguntungkan kedua pihak karena perusahaan crypto juga butuh bank untuk mempermudah operasional.”

ABA menyarankan kerja sama dilakukan dengan perusahaan-perusahaan crypto yang bergerak di bidang seperti sistem pembayaran berbasis blockchain atau teknologi blockchain itu sendiri.

Selain itu ABA juga menyarankan kerja sama dengan perusahaan untuk perihal pengamanan akun pengguna melalui KYC atau AML,  dan jasa pencatatan informasi lain.

Tujuannya agar lebih banyak bisnis yang dapat memanfaatkan kerja sama antara bank dan perusahaan crypto yang dapat mendorong pertumbuhan keduanya.

Rekomendasi Mekanisme Kerja Sama dengan Crypto

Selanjutnya ABA juga menyatakan beberapa cara agar bank bisa memanfaatkan crypto untuk menguntungkan sistem perbankan.

  1. Sebagai tempat menyimpan kekayaan pengguna, karena dari sini bank mendapatkan kesempatan menghasilkan keuntungan dari jasa perdagangan dan pengelolaan.
  2. Sebagai tempat penyimpanan atau kustodian, karena bank akan mendapatkan biaya jasa penyimpanan yang juga dapat terhubung ke wallet yang tersentralisasi seperti di bursa.
  3. Jasa simpan pinjam crypto, karena nantinya bank dapat mengelola dan menghasilkan suku bunga.
  4. Platform pembayaran, karena nantinya bank dapat menghasilkan keuntungan akibat dapat terhubung ke kartu kredit atau debit.
  5. Jasa pengaman bursa perdagangan, karena akan mendapatkan keuntungan dari jasa penyimpanan saat terhubung dengan bursa yang tersentralisasi.
  6. Menjadi bursa atau pialang crypto sendiri seperti sekuritas, karena akan menghasilkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli.
  7. Asuransi, karena sudah ada sistem asuransi di DeFi yang dapat ditiru oleh bank untuk mendapatkan keuntungan.
  8. Memanfaatkan jaringan blockchain dan juga aset crypto secara menyeluruh dalam sistem perbankan untuk mendorong efisiensi kepada pengguna.

Seluruh hal ini disarankan oleh ABA untuk membuat sektor perbankan maju lebih tinggi lagi, terutama agar dapat merangkul pertumbuhan crypto.

Permasalahan Regulasi

Dalam laporan tersebut, ABA juga memberikan kritiknya terhadap pemerintah yang hingga saat ini belum memiliki regulasi yang jelas.

Regulasi menjadi hal yang penting karena dapat membantu atau menghalangi pertumbuhan crypto dan adopsinya secara luas.

Untuk saat ini, regulasi masih dalam tahap perancangan dengan adanya beberapa diskusi oleh pihak-pihak pemerintah.

Sorotan utama saat ini adalah pemberian pandangan dari beberapa senator-senator yang nampaknya memiliki pandangan berbeda-beda.

Selain itu pemerintah juga meminta pandangan dari beberapa ahli perbankan, sektor keuangan, dan juga ahli dalam bidang crypto.

Oleh karena itu nampaknya saat ini regulasi masih belum akan ditetapkan dalam waktu dekat karena belum memiliki pandangan yang tetap.

Tapi untuk saat ini nampaknya masih terdapat perdebatan akibat walau banyak yang menentang crypto ada juga yang mendukung.

Pandangan masyarakat terhadap pemerintah saat ini adalah menolak pertumbuhan crypto dan ingin menekannya dengan regulasi.

Tapi saat ini ada beberapa senator di Amerika dan juga beberapa ahli yang masih mendukung pertumbuhan crypto.

Sebab, jika Amerika menghilangkan crypto dan menekan pertumbuhannya, ada kemungkinan yang sangat besar bahwa Amerika akan tertinggal.

Oleh karena itu saat ini sedang terdapat beberapa perubahan serta revisi rancangan untuk regulasi tersebut, terutama dari sisi rangkaian kata agar tidak rancu.

Investor saat ini masih bergantung dengan harapan bahwa regulasi pajak tidak membebankan investor dan juga penambang.

Namun sorotan utama masih tertuju pada penambang, karena jika penambang diberikan pajak yang besar, ada insentif yang akan berkurang.

Insentif ini dapat menghilangkan potensi pindahnya penambang Cina ke Amerika, yang dapat kembali menurunkan Hash Rate.

Melihat korelasinya yang positif dimana saat Hash Rate naik Harga Bitcoin juga naik, maka regulasi menjadi faktor yang penting.

Oleh karena ketidakpastian ini, mayoritas investor masih terlihat menunggu dan belum mendorong harga mayoritas crypto naik kembali.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.