Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 7 min read

Bitcoin (BTC) menunjukkan penguatan harga dan sempat menyentuh US$47.250 (9/1/24) pukul 02.00 WIB. Penguatan ini terjadi sehari sebelum estimasi pengumuman keputusan persetujuan ETF oleh SEC pada Rabu (10/1/24).
Harga BTC mengalami kenaikan dan menyentuh harga US$47.250 (9/1/4) dini hari tadi. Level harga ini adalah yang tertinggi di tahun 2024, dan terakhir terlihat sejak April 2022 lalu. Per artikel ini ditulis, BTC diperdagangkan pada harga US$46.777.

Tingkat dominasi BTC (BTC dominance) juga mengalami penguatan hingga ke angka 54,58%. Hal ini mengindikasikan bahwa performa harga BTC sedang mengungguli rata-rata altcoin. Ethereum (ETH), altcoin dengan valuasi terbesar, hanya mencatatkan kenaikan +5,9% dimana BTC mengalami kenaikan +7,8% dalam 24 jam terakhir.

Naiknya harga dan dominasi BTC kemungkinan besar karena investor sedang menaruh perhatian pada BTC pra pengumuman keputusan ETF Bitcoin spot oleh SEC, yang diprediksikan pada Rabu (10/1/24).
Baca juga: Harga Bitcoin Hadapi Fluktuasi, Imbas Kabar ETF Bitcoin
Jika ETF disetujui, maka kemungkinan besar pasar kripto akan merespons positif dan BTC akan menembus level harga US$50.000, seperti yang diprediksikan oleh Matrixport pada laporan 2 Januari lalu.
Namun, trader juga patut waspada jika kenaikan harga ini benar terjadi sebab price action ini kemungkinan besar akan menjadi ajang take profit bagi mereka yang telah mengakumulasi BTC pada periode sebelumnya.
Baca juga: Jelang ETF Bitcoin Spot, SEC Ingatkan Investor Tidak FOMO
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.