Adopsi Bitcoin El Salvador Ternyata Beri Dampak Negatif

Rossetti Syarief

17th September, 2021

“Adopsi bitcoin di El Salvador sebagai alat pembayaran yang sah memiliki implikasi negatif langsung untuknya.”

Pernyataan ini di sampaikan langsung oleh lembaga pemeringkat kredit Standard and Poor (S&P) Global pada hari Kamis kemarin.

Mereka percaya bahwa Adopsi Bitcoin El Salvador yang di sahkan sebagai mata uang pada 7 September silam adalah penyebab terbesar rusaknya peringkat kredit di negara tersebut.

Menurut laporan 16 September dari Reuters, ekonomi El Savador berada dalam risiko keuangan yang signifikan dan dapat menimbulkan tantangan bagi industri pinjaman negara.

S&P Global juga menambahkan bahwa langkah itu akan berdampak pada kurangnya peluang El Salvador untuk mendapatkan perjanjian pinjaman $1 miliar yang nantinya akan dicarinya oleh Dana Moneter Internasional (IMF).

“Risiko yang terkait dengan adopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di El Salvador tampaknya lebih besar daripada potensi manfaatnya” Ungkap S&P.

Mereka juga menekankan implikasi negatif langsung dari Undang-Undang Bitcoin untuk peringkat kredit negara tersebut.

Sebelum Presiden Salvador, Nayib Bukele, mengumumkan niatnya untuk menjadikan BTC sebagai alat pembayaran yang sah pada Juni tahun ini, Fitch lebih dulu mencap El Salvador dengan B- pada April 2020 dan menilai negara itu akan alami risiko tinggi di kemudian hari.

S&P Global juga pernah memberi penilaian berupa skor kredit El Salvador sebagai B- pada 28 Desember 2018 silam. 

Yang mana menunjukkan itu mungkin karena pembaruan mengingat perubahan dramatis dalam kebijakan moneter negara.

Meskipun begitu, presiden Nayib Bukele tetap mempertahankan peringkat persetujuan yang tinggi di antara penduduk Salvador.

Kepemimpinan dan pemerintahannya juga telah menghadapi reaksi keras yang memberlakukan Undang-Undang Bitcoin meskipun tingkat melek kripto negara itu tetap rendah.

Sementara itu, juru bicara IMF, Gerry Rice menyatakan bahwa dana tersebut masih didiskusikan dengan El Salvador mengenai program dukungan potensial.

Hal itu nantinya tidak mengubah pendiriannya bahwa konsekuensi dari adopsi BTC akan berdampak mengerikan.

“Potensi program IMF untuk El Salvador sedang dibahas. Sekali lagi tujuannya jelas: pertumbuhan, stabilitas keuangan, dan sebagainya. Mengenai masalah Bitcoin spesifik, saya pikir kami sudah cukup jelas dalam pernyataan publik kami, ”kata Rice.

Pada 7 September, juru bicara World Bank juga mengungkapkan bahwa pemerintah El Salvador sementara ini memang sedang meminta bantuan mereka.

Namun sayangnya, masalah terkait dengan BTC ini bukanlah sesuatu yang dapat didukung oleh World Bank, mengingat kekurangan lingkungan dan transparansi.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik