5 Top Proyek Ethereum Layer-2 Untuk Investasi yang Menguntungkan

Rossetti Syarief

2nd May, 2022

Beberapa waktu lalu, pengamat cryptocurrency mengkritik Ethereum karena keterbatasannya dalam memproses jumlah transaksi yang begitu banyak dalam waktu singkat. Selain itu, para pengamat mengidentifikasi masalah ini sebagai hambatan terbesar untuk pengadopsian.

Karena kritik inilah, Vitalik Buterin membangun sebuah solusi untuk proyek Ethereum-nya agar dapat menjadi lebih efisien yang disebut Ethereum layer-2.

Berikut ini 5 top proyek Ethereum Layer-2 dengan market cap tinggi yang bisa kamu pertimbangkan sebagai instrumen inevstasi selanjutnya.

1. Polygon (MATIC)

Polygon dengan tokennya MATIC adalah solusi Layer-2 yang mendukung penskalaan Ethereum dan pengembangan infrastruktur.

Hal hebat tentang blockchain ini adalah, jaringan Polygon telah digunakan oleh banyak proyek seperti Sushiswap, Aavegotchi, Chain Games, dan Quickswap.

Keunggulan Polygon adalah menawarkan transaksi yang terukur dan instan. Setiap sidechain Polygon secara teoritis dapat mencapai 2^16 transaksi per blok.

Protokol juga telah mencapai hingga 7.000 TPS di satu sidechain pada testnet internal, yang mana secara signifikan lebih tinggi dari 14 transaksi per detik yang dapat dicapai oleh mainnet Ethereum itu sendiri.

Dengan total $10.7 miliyar market cap, token MATIC dari Polygon sepertinya cocok untuk kamu pertimbangan sebagai instrumen investasi selanjutnya.

2. Loopring (LRC)

Solusi penskalaan Layer-2 untuk jaringan Ethereum yang satu ini memiliki fasilitas pembayaran atau transfer dan pertukaran terdesentralisasi (DEX) dengan LRC sebagai token aslinya.

Tim telah mengembangkan rollup zero-knowledge (ZK) yang digunakan untuk menggerakkan pertukaran Loopring. RollupZK dalam protokol juga menjadikannya menonjol dari kawanan Layer-2 lainnya.

Hal itu karena RollupZK mendorong Loopring untuk tidak memberi periode tantangan yang panjang karena validitas transaksi sudah melekat. Oleh karena itu, waktu penarikan lebih cepat daripada Polygon dan Arbitrum.

Dengan menggunakan fasilitas Loopring Pay, pengguna juga dapat mengirim dan menerima aset berbasis Ethereum (ETH) secara instan dan gratis.

Sejauh ini, Loopring telah mencatat total $933 juta dalam market cap.

3. OMG Network (OMG) 

Salah satu crypto layer-2 terbaik untuk dibeli selanjutnya adalah OMG Network, sebelumnya dikenal sebagai OmiseGo.

OMG Network memudahkan pengguna dengan mengurangi biaya sekitar 1/3 dibandingkan sebelumnya, namun tetap menjaga keamanan Ethereum.

Protokol ini juga memungkinkan pengguna untuk mentransfer Ethereum (ETH) dan token ERC-20 lainnya lebih cepat dan lebih murah saat melakukan transaksi langsung di jaringan Ethereum.

Jaringan sudah didukung solusi penskalaan yang disebut MoreViable Plasma, yang memungkinkannya untuk memverifikasi semua sebagai satu transaksi.

Sementara untuk memberikan perkiraan harga yang pasti untuk OMG Network pada tahun ini, sepertinya akan sulit karena tidak banyak analis yang memberikan ramalannya.

Namun kabar baiknya, ada banyak perkembangan positif yang terjadi dan mengarah pada kenaikan harga dalam jangka panjang.

Pada saat penulisan, OMG Network mencatat $567.8 juta dalam market capnya.

4. Skale (SKL) 

SKALE (SKL) adalah ekosistem multi-blockchain yang dapat diprogram yang dirancang untuk menyederhanakan pembuatan dan pemeliharaan sidechain Ethereum baru.

Protokol ini termasuk yang pertama menghapus struktur Biaya Gas Ethereum. Sebagai gantinya, pengembang menyewa sumber daya jaringan melalui biaya berlangganan yang mencakup biaya pelaksanaan komputasi blockchain mereka.

Dengan cara ini, SKALE menyederhanakan pembuatan dan peluncuran sidechain elastis yang kompatibel dengan Ethereum.

Kini, SKALE telag berkembang menjadi salah satu cryptocurrency terbesar di dunia. Sebagian karena kemitraan dengan sejumlah perusahaan besar serta upgrade protokol yang mendorong masa depan token.

Banyak ahli crypto yang juga percaya bahwa harga SKALE akan naik tajam dalam jangka panjang. Ini sebagian karena seluruh pasar crypto secara umum sedang meningkat dan menjadi semakin terkenal, bahkan ada pemerintah yang terlibat di dalamnya.

Namun, investor harus tetap berhati-hati karena pergerakan harga crypto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.

Untuk alasan ini, Coinvestasi menyarankan semua orang untuk terus memantau berita SKALE terbaru dan perkembangan sektor di website Coinvestasi. Kalian juga bisa mampir ke channel YouTube Coinvestasi untuk penjelasan lebih mendetailnya.

Sejauh ini, SKALE telah mencatat $379 juta dalam market cap dan bisa mnejadi pilihan instrumen berinvestasi kamu ke depannya.

5. ZKSwap

ZKSwap adalah solusi penskalaan Layer-2, khususnya DEX dengan tipe automated market maker (AMM) yang didukung oleh teknologi zkRollup. Dikembangkan oleh L2Lab, protokol ini telah diluncurkan di mainnet Ethereum.

Protokol ini memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan aset digital tanpa pertukaran terpusat (CEX) secara otomatis dengan menggunakan liquidity pools.

ZKSwap menciptakan lingkungan yang mengkompensasi pengguna untuk tindakan mereka dengan token ZKS dan berusaha menciptakan pasar yang akan mengatasi masalah mengganggu pertukaran lainnya.

Seperti, menghilangkan biaya gas yang tinggi, waktu transaksi yang lambat, serta kapasitas transaksi yang rendah.

Meski hanya waktu yang akan menentukan apakah ZKSwap akan memenangkan pertempuran untuk DEX yang paling menonjol, namun setidaknya protokol telah mencatat $20.4 juta dalam market cap.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.