5 Perkembangan Blockchain Pada Transaksi Pembayaran

By febrian surya     Thursday, May 16 2019

5Sebagai teknologi masa depan, Blockchain saat ini menjadi salah satu teknologi kunci yang berperan besar dalam membantu transformasi pada dunia industri. Sejak 2009 Blockchain mulai dikenal publik sebagai teknologi yang berada dibelakang mata uang digital paling fenomenal hingga saat ini yaitu Bitcoin (BTC).

Seiring dengan berjalannya waktu, inovasi Blockchain bukan hanya digunakan dalam membantu mata uang digital saja melainkan dapat membantu sektor-sektor industri lainnya terutama pada penetrasi layanan keuangan dan pembayaran yang dapat mempermudah pelaku industri untuk mengirim dan menerima pembayaran lintas negara berkat layanan Blockchain keuangan pada sektor pembayaran.

Berikut ini 5 perkembangan Blockchain  yang berkembang pada layanan transaksi pembayaran di dunia.

IBM Blockchain World Wire

IBM memang dikenal sebagai salah satu perusahaan raksasa teknologi yang menaruh perhatian lebih terhadap pengembangan Blockchain di dunia, tak terkecuali dalam memberikan layanan atau solusi pembayaran.

IBM meluncurkan Blockchain World Wire, yang merupakan layanan finansial baru dan mempermudah pembayaran lintas batas dalam waktu dekat, dimana layanan ini terintegrasi dengan sistem pembayaran yang ada.

Saat ini layanan ini sudah tersedia dan bekerja sama dengan 72 negara, 42 mata uang, 44 perbankan, dan melayani lebih dari 1081 unique currency trading pairs.

Interbank Information Network (IIN)

Proyek Interbank Information Network (IIN) berbasis Blockchain digarap dan dikembangkan oleh JPmorgan, tentu saja JPmorgan tidak sendiri melainkan bermitra dengan ANZ Bank dan Royal Bank of Canada.

Dimana proyek ini menggunakan Blockchain yang berguna untuk fitur penyelesaian melakukan pembayaran lebih cepat tanpa kesalahan (error) atau membutuhkan syarat-syarat lainnya.

Dengan teknologi buku besar yang dapat diakses bersama, ini akan memungkinkan bank untuk dengan cepat menanggani masalah apa pun seperti mengoreksi alamat yang salah atau data yang hilang sehingga pembayaran tidak tertahan selama berminggu-minggu, saat ini proyek ini sudah bermitra dengan lebih 220 bank.

Fitur penyelesaian (settlement) pada Interbank Information Network (IIN) direncanakan baru akan diluncurkan pada kuartal ketiga 2019.

RippleNet

Tak mau kalah dengan yang lain, Ripple yang termasuk mata uaang digital teratas saat ini juga meluncurkan Blockchain pembayarannya yang diberi nama “RippleNet” yang memudahkan pengguna untuk terhubung dan bertransaksi lintas batas dalam robust network (jaringan keamanan) lebih dari 200 bank dan penyedia layanan permbayaran secara global.

Visa B2B Connect

Visa B2B Connect merupakan hasil kolaborasi antara Visa dan IBM, platform ini dirancang untuk memberikan lembaga keuangan cara yang aman, dan dapat diprediksi untuk memproses pembayaran B2B lintas batas perusahaan.

Baca juga:
https://coinvestasi.com/berita/benarkah-paypal-tidak-tertarik-dengan-blockchain/

Visa B2B Connect menawarkan sebuah sistem alternatif kepada pihak bank melalui jaringan Visa Network dan dengan menggunakan sistem B2B Connect dapat membantu proses bisnis mereka seperti rantai pasok, perdagangan, dan lembaga keuangan.

SWIFT gpi

Layanan Blockchain pembayaran global ini menjadi standar baru bagi industri pembayaran, dimana bank sekarang bisa dengan mudah mengirim dan menerima dana dengan cepat dan aman kepada siapa saja, dan di mana pun.

SWIFT gpi hadir untuk meningkatkan pelayanan pembayaran lintas batas di seluruh jaringan perbankan, dan diperuntuhkan bagi perusahaan yang ingin mendapatkan kecepatan,kepastian, dan pengalaman pembayaran internasional yang lancar.

Lantaran sulitnya mengatur begitu banyak transaksi dengan bertempat di berbagai negara seperti informasi status, tanggal pengiriman, total pembayaran akhir yang sulit untuk diperkirakan, yang mana semua itu dengan SWIFT gpi menjadi lebih mudah dan cepat serta jauh dari kata manual.

Sumber