
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Altcoins · 7 min read
Memasuki awal tahun 2025, Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, masih menunjukkan performa yang stagnan, dengan harga tertahan di sekitar US$3.000.
Berdasarkan data dari CoinMarketCap, Ethereum telah mengalami tren penurunan sejak 8 Desember 2024, ketika harga mencapai level kritis di US$4.000. Sejak saat itu, ETH mengalami koreksi lebih dari 30%, dengan harga saat ini diperdagangkan di kisaran US$2.800.
Baca juga: Standard Chartered Prediksi Harga Ethereum ke US$14.000 tahun 2025
Menurut laporan Cointelegraph, Aurelie Barthere, Principal Research Analyst di Nansen, menilai bahwa Ethereum memerlukan peningkatan aktivitas fundamental dalam ekosistem blockchain-nya agar dapat membalikkan tren penurunannya dan kembali ke level tertinggi sebelumnya.
“Blockchain layer-1 lainnya mulai menyusul Ethereum dalam hal jumlah aplikasi, kasus penggunaan, biaya transaksi, dan jumlah aset yang di-staking,” ujar Barthere.
Dalam analisanya, Barthere meyakini bahwa Ethereum dapat memperoleh keuntungan dari meningkatnya kolaborasi dengan sektor publik dan swasta, terutama di Amerika Serikat, mengingat momentum regulasi yang semakin mendukung teknologi blockchain dan aset kripto.
Selain itu, organisasi Department of Government Efficiency (DOGE) yang dipimpin oleh Elon Musk juga berpotensi meningkatkan adopsi Ethereum. Lembaga non-pemerintah AS ini dilaporkan tengah mengeksplorasi solusi berbasis blockchain untuk pelacakan pengeluaran dan pengelolaan keuangan, yang dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem Ethereum.
Di sisi lain, peran Ethereum dalam proyek bisnis keluarga Trump yakni World Liberty Financial juga diperkirakan dapat mendorong adopsi lebih lanjut. Joseph Lubin, salah satu pendiri Ethereum dan pendiri Consensys, mengisyaratkan bahwa keluarga Trump mungkin sedang mempertimbangkan untuk membangun bisnis berbasis Ethereum sebagai infrastruktur aset kripto mereka.
Baca juga: Volume Opsi Ethereum Melonjak, Tertinggi Sejak Mei 2022
Di tengah tren lesu Ethereum, laporan dari Bybit dan Block Scholes yang dirilis 31 Januari 2025 menunjukkan bahwa volume perdagangan Ether opsi meningkat ke level tertinggi dalam lebih dari satu bulan terakhir. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar kripto mulai pulih dari aksi jual besar-besaran baru-baru ini
Meskipun peningkatan volume perdagangan options mencerminkan sentimen pemulihan, analis dari Block Scholes menegaskan bahwa hal ini tidak serta-merta berdampak langsung pada harga Ether.
Namun, tren ini menunjukkan bahwa semakin banyak trader yang bertaruh pada potensi kenaikan harga Ethereum, dengan meningkatnya jumlah kontrak opsi call yang terbuka.
“Nilai nosional yang lebih besar dari open interest opsi call sepanjang Januari kini kembali didukung oleh kecenderungan bullish terhadap call Out of the Money (OTM) pada berbagai skenario volatilitas,” ungkap analis dari Block Scholes.
Baca juga: Token WLFI Donald Trump Mulai Dijual, Website Langsung Tumbang
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.