3 Event Crypto Potensial Pekan Ini saat Volatilitas Tinggi

Naufal Muhammad

6th December, 2021

Pekan ini pasar crypto terlihat mengalami volatilitas yang cukup tinggi dengan koreksi yang cukup tajam di Hari Sabtu pekan lalu.

Saat ini mayoritas crypto masih terlihat memiliki pergerakan yang belum jelas sehingga masih banyak risiko saat mulai membeli atau menjual.

Tapi, dalam volatilitas yang tinggi ini, terdapat beberapa kabar yang dapat menjadi potensi keuntungan.

Potensi keuntungan tersebut berpotensi didapatkan dari pembelian beberapa crypto dalam harga murah dan peluncuran token atau koin baru.

Artikel ini akan memberikan informasi mengenai tiga event atau berita yang dapat dimanfaatkan untuk mencari potensi keuntungan.

Peluncuran Improvement Proposal dan Upgrade

Kabar pertama adalah peluncuran beberapa pembaruan terhadap beberapa blockchain dan juga peluncuran jaringan utama baru.

Pada pekan ini terdapat beberapa koin yang blockchainnya akan meluncurkan pembaruan terhadap jaringannya dengan beberapa proposal baru.

Pertama adalah Stacks (STX) yang dikabarkan akan meluncurkan SIP-012 atau Stacks Improvement Proposal 012 pada 6 Desember 2021.

Proposal tersebut adalah pembaruan terhadap Blockchain Stacks untuk meningkatkan kecepatan dan juga efisiensi dalam hubungannya dengan Blockchain Bitcoin.

Kabar tersebut kemungkinan besar dapat meningkatkan ketertarikan terhadap STX yang juga menjadi alat tukar utama di ekosistemnya.

Kemudian Syscoin (SYS) juga akan meluncurkan NEVM yang juga akan menjadi jembatan sekaligus saingan bagi Ethereum Virtual Machine, tempat penerbitan smart contract Ethereum.

Kabar ini dapat meningkatkan ketertarikan terhadap SYS yang akhir-akhir ini juga sedang sering disebut banyak investor crypto.

Berikutnya adalah Rangers Protocol (RPG) yang dikabarkan juga akan meluncurkan jaringan utama barunya pada 7 Desember 2021.

Proyek yang baru meluncur di Agustus 2021 ini akhir-akhir ini sedang mendapatkan ketertarikan tinggi, terutama akibat teknologinya.

Kemungkinan besar kabar ini dapat mendorong ketertarikan yang lebih tinggi dan dapat mendorong harga kembali naik jika pasar sudah mulai pulih.

Terakhir adalah Alpha Finance (ALPHA) yang juga akan meluncurkan jaringan utama barunya di Blockchain Avalanche (AVAX) pada 8 Desember 2021.

Kabar ini juga menjadi sentimen positif terutama dengan banyaknya investor yang mulai masuk menjelajahi ekosistem AVAX.

Terdapat beberapa proyek baru lagi yang akan melakukan peluncuran jaringan dan pembaruan seperti Beldex (BDX), Ti-Value (TV), dan Nakamoto Games (NAKA).

Namun mayoritas proyek tersebut memiliki risiko koreksi yang cukup tinggi, sehingga perlu manajemen risiko yang baik.

Initial Offering atau Penawaran Awal

Selanjutnya adalah Initial Offering atau penawaran pertama yang akan dilakukan oleh beberapa proyek seperti proyek token baru dan NFT atau Non Fungible Token baru.

Peluncuran ini dapat dimanfaatkan oleh investor untuk menjadi pemilik awal, sehingga memiliki potensi keuntungan yang tinggi.

Namun perlu diingat bahwa dalam potensi keuntungan yang tinggi selalu ada potensi kerugian yang juga sangat tinggi.

Pertama adalah peluncuran token baru bernama Stay in Destiny World (SIW) melalui Private Sale Kommunitas (KOM) melalui Initial Kommunity Offering (IKO) pada 6 Desember 2021.

IKO ini akan dilanjutkan pada 7 Desember 2021 dengan adanya token baru yaitu Geopoly dan juga dilanjutkan dengan DeFly Ball pada 11 Desember 2021.

Berikutnya adalah peluncuran koleksi NFT baru pada Odin Protocol bernama Muspelheim pada 6 Desember 2021.

Selanjutnya adalah peluncuran NFT baru dari proyek Chimmeras melalui Platform NFTb. Initial NFT Offering tersebut akan dilakukan pada 6 Desember 2021.

Rainmaker Games juga akan menjadi salah satu proyek crypto yang akan melakukan Initial Dex Offering (IDO) melalui Paid Network. IDO tersebut akan dilaksanakan pada 7 Desember 2021.

Terakhir adalah peluncuran koleksi NFT SatoSHE pada Blockchain Stacks, yang akan terjadi pada 10 Desember 2021.

Seluruh acara tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjadi investor awal yaitu di proyek NFT maupun sebagai pemilik token baru.

Halving Imbalan Penambang

Terakhir adalah event halving yang terjadi pada beberapa proyek dengan blockchainnya sendiri dan dapat meningkatkan kelangkaan terhadap persediaan koinnya.

Pertama adalah Elastos (ELA) yang merupakan salah satu pesaing kuat dari proyek Internet Computer Protocol (ICP).

Karena memiliki tujuan yang sama, keduanya terus bersaing untuk menjadi satu-satunya pusat internet terdesentralisasi pertama yang sukses di dunia.

Namun, ELA muncul dengan memiliki blockchainnya sendiri dan juga memiliki mekanisme halving layaknya Bitcoin.

Dikabarkan bahwa ELA akan melaksanakan halving pada 7 Desember 2021 yang juga dapat menjadi sentimen positif akibat sangat dinanti oleh investornya.

Sebab, dengan adanya halving, ELA akan mengalami pengurangan dalam jumlah yang masuk ke pasar sehingga meningkatkan kelangkaan.

Sehingga jika ketertarikan meningkat, ada kemungkinan harga juga akan mengalami peningkatan yang signifikan.

Kedua adalah Vertcoin (VTC) yang juga akan mengalami halving atau pemotongan setengah terhadap imbalan validatornya.

Perlu diketahui bahwa Vertcoin adalah hasil hard fork dari Litecoin (LTC), namun mekanisme validasinya masih masuk dalam kategori Proof of Work.

Walau harganya relatif stagnan hingga saat ini, VTC dapat dimanfaatkan untuk mencari keuntungan kecil jika pasar kembali pulih.

Sentimen positif yang dapat memungkinkan hal ini adalah halving yang akan membuat VTC lebih langka dan jika permintaan naik, harganya juga kemungkinan akan naik.

Perlu diketahui kembali bahwa kedua koin ini memiliki risiko tinggi akibat pergerakan stagnannya yang cukup lama.

Sehingga ada baiknya koin-koin ini digunakan untuk keuntungan jangka pendek dan bukan jangka panjang bersama dengan manajemen risiko yang baik.

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.