3 Crypto Potensial untuk Scalping Pekan Ini: ETH, ALGO, IOTA

Naufal Muhammad

13th December, 2021

Pasar crypto telah mengalami pergerakan menyamping atau konsolidasi dalam beberapa hari terakhir setelah terjadi koreksi besar.

Pada kondisi seperti ini, umumnya investor dan swing trader umumnya sedang mengalami banyak kerugian.

Dengan tidak adanya arah yang jelas kerugian dapat muncul untuk swing trader.

Sebab umumnya dalam konsolidasi swing trader akan kesulitan untuk memprediksi sebuah trend atau arah harga yang jelas.

Jadi, banyak yang memilih trading dalam jangka waktu lebih pendek seperti untuk scalping atau bahkan day trading dalam konsolidasi.

Dalam artikel ini akan diberikan tiga crypto potensial untuk scalping akibat pergerakan konsolidasinya yang kuat beberapa hari terakhir.

Ethereum (ETH)

Pertama adalah Ethereum yang terlihat mengalami konsolidasi sudah cukup lama, yaitu sejak 20 Oktober 2021.

Ethereum telah banyak mengalami sentimen negatif dan positif yang kemungkinan besar membuatnya mengalami konsolidasi.

Sentimen negatif yang beredar di sekitar Ethereum masih terkait biaya transaksi atau gas feesnya yang terlihat tinggi.

Selain itu yang membuat harganya mengalami koreksi adalah adanya beberapa tekanan jual dari beberapa investor besar dan juga penggiat NFT yang mengambil keuntungan.

Namun kondisi ini disandingkan dengan beberapa sentimen positif seperti pembaruan jaringan dan juga tingginya tingkat burn atau penghapusan Ethereum.

Pembaruan jaringan yang saat ini akan terjadi dikabarkan akan membuat biaya transaksi lebih rendah sehingga menghilangkan salah satu sentimen negatif yang kuat saat ini.

Akibat masih banyaknya campuran sentimen, kemungkinan besar ETH akan terus bergerak dalam konsolidasi, yang dapat dijadikan kesempatan untuk scalping atau day trading.

Grafik Harian ETHUSD

Terlihat bahwa saat ini dua batas utama berada pada $3877 dan $4814 yang jika ditembus kemungkinan baru akan membentuk pergerakan jelas.

Algorand (ALGO)

Kedua adalah Algorand yang terlihat telah mengalami konsolidasi sejak beberapa pekan terakhir dan masih bergerak dalam zona konsolidasinya.

Saat ini sentimen terhadap Algorand juga masih terlihat imbang antara negatif dan juga positif yang membuat pergerakannya belum jelas.

Namun nampaknya saat ini masih banyak sentimen positif dibandingkan dengan sentimen negatif. Salah satu sentimen positif kuat adalah adopsi terhadap blockchainnya.

Saat ini banyak proyek yang mulai mengadopsi Algorand termasuk salah satunya adalah Non Fungible Token atau NFT yang baru akan meluncur.

Selain itu ALGO juga sedang mengalami ketertarikan tinggi setelah adanya peluncuran salah satu proyek Decentralized Finance atau DeFi yaitu Balancer.

Kabar ini juga terlihat membuat ALGO berhasil stagnan dan tidak bergerak turun walau tidak ada kabar positif lainnya.

Terakhir, potensi sentimen positifnya adalah rumor bahwa El Salvador akan mengadopsi Algorand untuk jaringan transaksinya.

Walau semua terlihat positif, sayangnya pergerakan ALGO masih tertahan oleh pasar crypto yang terlihat bergerak dalam koreksi besar.

Sehingga dalam pergerakan ini, ALGO menjadi salah satu crypto yang potensial untuk scalping atau bahkan day trading.

Dari sisi teknikal terlihat bahwa ALGO sedang bergerak menyamping di antara $1.46 dan $2.38 yang jika ditembus kemungkinan baru akan membentuk pergerakan jelas.

Grafik Harian ALGOUSD

Sehingga dua batas tersebut dapat dimanfaatkan untuk analisis tambahan saat ingin scalping atau day trading.

Miota (IOTA)

Terakhir adalah Miota Blockchain, yang akhir-akhir ini sedang mengalami ketertarikan tinggi akibat teknologi barunya.

Miota masih dalam tahap perkembangan yang kemungkinan juga membuat banyak pihak tertarik kepadanya karena potensinya yang tinggi.

Walau ketertarikan tinggi, IOTA masih terlihat bergerak dalam konsolidasi dalam beberapa pekan terakhir.

Konsolidasi ini terjadi setelah IOTA meluncurkan fitur penerbitan smart contract dalam versi uji coba atau beta.

Kemungkinan besar kabar ini yang membuat harganya masih tertahan dalam konsolidasi dan tidak turun.

Karena ada kemungkinan bahwa investor masih menunggu langkah selanjutnya dari Miota, terutama dengan tingginya suntikan dana terhadap proyek ini.

Inovasinya untuk membuat blockchain tanpa biaya transaksi juga membuat para pelaku pasar crypto tertarik, yang kemungkinan menjaga harganya.

Tapi sayangnya akibat belum adanya kabar terbaru, IOTA masih belum dapat membentuk pergerakan apresiasi dan tertahan dalam konsolidasi.

Dari sisi teknikal terlihat bahwa IOTA masih bergerak dalam zona konsolidasi di antara $1.045 hingga $1.581 yang jika ditembus baru akan membentuk pergerakan jelas.

Grafik Harian IOTAUSD

Untuk saat ini akibat ketidakpastian tersebut, IOTA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu crypto untuk scalping atau day trading.

Dua batas ini dapat dimanfaatkan sebagai bantuan dalam melakukan analisis yang lebih rinci untuk melaksanakan scalping atau day trading.

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.