
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Bersponsor · 8 min read
Pasar kripto terus menunjukkan dinamika menarik sepanjang paruh kedua 2025. Dengan meningkatnya minat investor di tengah fase bull run, beberapa altcoin kembali mencuri perhatian berkat kombinasi komunitas yang solid, inovasi teknologi, hingga ekosistem yang sedang berkembang.
Pada Agustus ini, terdapat setidaknya tiga altcoin yang dinilai layak dipantau. Simak ulasannya berikut ini.
Baca juga: Analis Soroti Altcoin Season Tak Akan Dimulai Tanpa Faktor Penting Ini
Layer Brett (LBRETT) adalah proyek baru berbasis Ethereum Layer 2 yang menggabungkan kecepatan transaksi tinggi, gas fee rendah, dan sentuhan meme culture.
Tim mengklaim bahwa proyeknya hadir dengan fitur staking yang di-gamifikasi dengan annual percentage yield (APY) lebih dari 5.000%, hadiah NFT, serta tokenomics transparan. Dengan ini, Layer Brett mencoba menghadirkan ekosistem yang lebih interaktif dibandingkan memecoin tradisional.
Meski masih ditawarkan melalui presale dan belum melakukan listing di exchange, posisinya sebagai memecoin berbasis Layer 2 membuat Layer Brett diklaim menarik untuk diperhatikan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan akan solusi blockchain yang lebih efisien dan ramah pengguna.
Dogecoin (DOGE) tetap menjadi ikon altcoin yang sulit diabaikan. Dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$32 miliar dan harga berkisar US$0,21–US$0,24, DOGE masih mempertahankan tempatnya di jajaran aset kripto besar.
Komunitas Dogecoin yang masif serta pengembangan baru seperti integrasi jembatan Ethereum memberi peluang bagi peningkatan skalabilitas dan privasi. Meski harganya relatif stabil, banyak analis menilai DOGE masih punya ruang untuk reli di fase pasar bullish 2025.
Baca juga: Dogecoin Bersiap Hadirkan Teknologi Zero-Knowledge
Cardano (ADA) dikenal dengan pendekatan berbasis riset akademis dan fokus pada skalabilitas serta efisiensi energi. Saat ini, ADA diperdagangkan di kisaran US$0,85 dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$30 miliar.
Meski memiliki rekam jejak harga yang kuat, potensi pertumbuhan Cardano dipandang lebih moderat dibandingkan altcoin baru. Hal ini membuat sebagian investor menjadikannya aset jangka panjang, sembari melirik proyek-proyek baru seperti Layer Brett yang menawarkan dinamika lebih agresif.
Ketiga altcoin ini menunjukkan tiga wajah berbeda dari pasar kripto, yakni proyek baru berbasis Layer 2 yang menawarkan inovasi, ikon meme yang melegenda, dan blockchain mapan dengan fundamental riset yang kuat.
Bagi investor, memahami ketiganya dapat memberi gambaran seimbang antara peluang baru dan kestabilan ekosistem yang sudah teruji. Namun, penting untuk diingat bahwa aset kripto memiliki volatilitas tinggi. Tetap lakukan riset sendiri atau Do Your Own Research (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca juga: Ethereum Tembus US$4.900, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.