3 Alasan Market Crypto Turun di Awal Mei 2022

Naufal Muhammad

9th May, 2022

Market crypto turun cukup signifikan setelah adanya beberapa sentimen negatif yang dimulai di Kamis pekan lalu. 

Pada awal pergerakan turunnya, mayoritas aset crypto mengalami koreksi yang membuat sekitar $100 Miliar hilang dalam kerugian hanya dalam hitungan menit. 

Pergerakan ini adalah lanjutan dari koreksi sejak akhir Maret 2022 yang membuat banyak pertanyaan, mengapa koreksi berlanjut cukup lama?

Suku Bunga Acuan Amerika Naik

Penyebab pertama yang signifikan adalah publikasi kabar dari The Fed atau Bank Sentral Amerika terkait suku bunga acuan. 

Untuk mencegah terjadinya resesi dan inflasi berlebihan akibat banyaknya dana bantuan yang diberikan pemerintah masyarakat, Bank Sentral Amerika memutuskan untuk meningkatkan suku bunga acuan. 

Dengan meningkatkan suku bunga acuan, harapannya adalah insentif untuk menabung menjadi lebih tinggi. Jumlah uang yang masuk ke tabungan bank akan membuat jumlah uang beredar berkurang sehingga menurunkan angka inflasi. 

Setelah lebih dari satu tahun menerapkan suku bunga di angka 0,25% saat ini angkanya bergerak naik mencapai 0,75% hingga 1%. 

3 Alasan Market Crypto Turun di Awal Mei 2022
Data Suku Bunga Acuan Amerika 2014 – 2022
Sumber: TradingEconomics

Penetapan ini dilakukan pada Kamis, 5 Mei 2022 dengan pengumuman tambahan bahwa kemungkinan besar di tahun ini angkanya akan naik. 

Target yang ditetapkan Bank Sentral Amerika untuk tahun ini adalah 2% hingga 3% yang merupakan kenaikan signifikan dibanding dua tahun lalu. 

Suku bunga acuan yang naik dapat membuat insentif menabung Dolar Amerika lebih tinggi karena keuntungannya yang meningkat dan keamanannya yang lebih tinggi dari sisi volatilitas dibanding aset berisiko seperti crypto dan saham. 

Hubungan, Saham Teknologi, Dolar Amerika, dan Crypto

Hubungan negatif antara Dolar Amerika dan Crypto ini adalah penyebab mengapa mayoritas crypto bergerak turun. 

Dengan naiknya suku bunga acuan, insentif untuk menabung Dolar Amerika bergerak naik. Jadi dengan insentif yang naik maka permintaan terhadap Dolar Amerika juga bergerak naik. 

Permintaan yang naik secara signifikan ini telah berhasil mendorong nilai Dolar Amerika untuk naik secara signifikan. 

3 Alasan Market Crypto Turun di Awal Mei 2022
Grafik Harian DXY

Sejak pengumuman tersebut dilakukan hingga Senin, 9 Mei 2022 pukul 10.00 WIB, nilai Dolar Amerika telah naik 1,59% terhadap beberapa mata uang lainnya. 

Dolar Amerika juga telah mengalami apresiasi sekitar 16,20% sejak pertengahan Mei 2021 yaitu saat perbincangan mengenai kenaikan suku bunga acuan dimulai.  

3 Alasan Market Crypto Turun di Awal Mei 2022
Grafik Mingguan DXY

Bersama apresiasi ini harga crypto dan saham, terutama saham teknologi seperti yang berada di indeks Nasdaq, mengalami koreksi signifikan. 

3 Alasan Market Crypto Turun di Awal Mei 2022
Grafik Korelasi Nasdaq dan Bitcoin

Terlihat bahwa sejak pengumuman mengenai suku bunga acuan, indeks saham Nasdaq mengalami penurunan lebih dari 6% dan Bitcoin lebih dari 9%. 

Hubungan positif antara saham dan crypto juga menjadi penyebab mengapa harga crypto bergerak turun. Hubungan positif ini disebabkan oleh semakin tenarnya crypto yang membuat banyaknya investor institusional yang investasi di saham teknologi juga menyebar portofolionya ke crypto. 

Dengan samanya investor di kedua ranah tersebut maka persepsi terhadap pergerakannya juga menjadi lebih terikat, yang membuat korelasinya kuat. 

Kondisi ini juga membuat crypto secara resmi masuk ke kategori aset berisiko bersama saham. Sehingga jika Dolar Amerika bergerak naik maka sudah dipastikan crypto akan turun.   

Perayaan Victory Day Russia

Terakhir adalah perayaan Victory Day yang akan dilaksanakan pada hari ini, Senin, 9 Mei 2022. Victory Day adalah perayaan kemerdekaan Uni Soviet dari serangan Nazi yang dipimpin oleh Adolf Hitler. 

Perayaan ini adalah perayaan kemerdekaan biasa, namun sentimen negatif terdapat pada potensi pernyataan yang akan diberikan oleh Vladimir Putin, Presiden Rusia. 

Terkait potensi perang yang semakin memanas antara Rusia dengan beberapa negara barat dan satu negara baru yaitu Jepang, pernyataan dari Putin akan memberi dampak yang besar. 

Saat ini mayoritas negara sedang siaga akibat adanya ancaman nuklir dari Putin terkait ketegangan yang terjadi saat ini. 

3 Alasan Market Crypto Turun di Awal Mei 2022
Sumber: Wall Street Journal

Pernyataan yang diberikan pada acara tersebut dapat memberi kejelasan apakah saat ini sentimen Putin masih sama terkait perang atau mulai mereda. 

Jika semakin memanas, potensi perang dapat memicu sentimen negatif terhadap aset berisiko dan investasi secara menyeluruh. 

Hal ini disebabkan saat adanya kondisi perang, krisis akan terjadi karena aktivitas ekonomi akan terhambat, tidak hanya di negara tersebut, tapi di negara rekan kegiatan ekonominya. 

Jadi saat ada perang masyarakat disarankan untuk selalu memiliki uang yang bisa digunakan untuk konsumsi. Kondisi ini memaksa pengurangan investasi yang dapat membuat mayoritas aset berisiko seperti saham dan crypto untuk turun. 

Untuk saat ini mayoritas aset crypto masih terlihat belum stabil dengan harapan batas terakhir untuk Bitcoin berada di harga $28,000 yang jika ditembus dapat membawa koreksi ke daerah Tahun 2020 apa bila didorong sentimen negatif baru seperti perang. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.