Coinvestasi (Banner Ads - Promo Coupon)
Linkedin Share
twitter Share

Blockchain · 6 min read

Mengenal Layer-2 Base dari Coinbase

base

Layer-2 Base telah mendapat banyak sorotan dalam komunitas kripto belakangan ini berkat ekosistem yang mudah digunakan dan developer terkemuka dari Coinbase. Dalam artikel ini membahas secara detail tentang layer-2 Base.

Apa Itu Layer-2 Base?

Base, yang dikembangkan oleh exchange kripto Coinbase, adalah solusi layer-2 yang memanfaatkan manfaat OP Stack dari Optimism. Dengan lebih dari 100 dApps dan penyedia layanan saat diluncurkan pada bulan Agustus 2023, transaksi di Base hampir memiliki gas fee mendekati nol, transaksi yang cepat, dan keamanan yang diperkuat oleh dasar Ethereum.

Coinbase mengembangkan Base secara internal, memanfaatkan sepuluh tahun pengalaman membangun produk kripto. Namun, Base perlu didesentralisasikan dari waktu ke waktu.

Base bertujuan untuk didesentralisasikan, permisionless, dan open source untuk siapa saja. Dengan menggunakan OP Stack, Base memiliki visi untuk menjadi Superchain Optimistic Rollup Modular. Dengan ini, semua chain yang dibangun menggunakan OP Stack, dapat dengan mudah memindahkan aset di antara mereka tanpa hambatan besar.

Cara Kerja Base

Base adalah optimistic rollup yang menggunakan OP Stack. Rollups memproses transaksi di luar chain dalam batch, mengurangi biaya transaksi dan memberi tekanan yang lebih sedikit pada jaringan. Dengan OP Stack, transaksi dikemas untuk mengurangi biaya. Proses ini dilakukan di mainnet Base, tetapi difinalisasi di mainnet Ethereum. Oleh karena itu, Base menggunakan keamanan dari blockchain Ethereum.

Seperti optimistic rollups lainnya, Base mengasumsikan bahwa suatu transaksi valid. Ini berarti bahwa komputasi tambahan tidak diperlukan pada awalnya. Namun, sistem akan menjalankan bukti kecurangan (fraud proofs) untuk memverifikasi transaksi yang mencurigakan. Metode ini menjaga biaya tetap rendah.

Baca juga: Lebih dari 60 Ribu ETH di Bridge ke Proyek Layer-2 Base

Menghubungkan Wallet dengan Base

Berikut adalah panduan yang sederhana untuk menghubungkan wallet dengan jaringan layer-2 Base.

Pilih Wallet EVM

Gunakan wallet EVM seperti MetaMask atau Coinbase Wallet.

Tambahkan Detail Jaringan

Pada wallet, tambahkan detail jaringan pada pengaturan yang tersedia dengan informasi berikut:

Dengan ini wallet telah terhubung dengan jaringan layer-2 Base, saatnya untuk melakukan bridge beberapa ETH dari Ethereum atau chain EVM lainnya ke Base.

Kompatibilitas EVM memastikan interaksi yang lancar antara platform dan aplikasi terdesentralisasi yang awalnya dirancang untuk Ethereum dan rantai EVM lainnya. Fleksibilitas ini berarti bahwa aplikasi dapat dengan mudah dialihkan ke jaringan Base.

Ekosistem Base

Base menempati peringkat ketiga sebagai layer-2 dengan TVL terbesar dengan US$1,34 miliar, di bawah Arbitrum dan Optimism.

Gambar: Top 5 dApps di layer-2 Base. Sumber: DefiLlama

Adapun lima top dApps di jaringan Base yakni: platform DEX Aerodrome (TVL US$525,42 juta), platform DEX Uniswap (TVL US$128,66 juta), platform lending Moonwell (TVL US$108,66 juta), platform lending Compound (TVL US$82,18 juta), dan platform leveraged farming Extra Finance (TVL US$73,99 juta).

Baca juga: Layer-2 Base Jadi Tempat Meme Coin Baru, Token BALD Naik Dua Ribu Persen!

Terkait Token BASE

Tidak seperti layer-2 Arbitrum dan Optimism yang sudah memiliki token, Base saat ini belum memiliki token. Umumnya, protokol layer-2 meluncurkan token untuk mendesentralisasikan pengelolaan dan kepemilikan protokol.

Arbitrum dan Optimism meluncurkan token dengan cara airdrop yang memberikan kesempatan kepada publik atau komunitas untuk berpartisipasi dalam hak tata kelola. Dengan Base yang akan mendesentralisasikan protokol di masa mendatang, maka ada kemungkinan akan meluncurkan token.

Komunitas kripto mengantisipasi hal ini dan memiliki harapan bahwa Base akan melakukan airdrop di kemudian hari. Seperti layer-2 lainnya yang memberikan airdrop kepada pengguna awal dan aktif, komunitas berspekulasi yang sama dan mulai melakukan interaksi dengan jaringan.

Beberapa aktivitas yang dilakukan antara lain: melakukan bridge ETH menggunakan official bridge, berinteraksi dengan dApps, dan menyediakan likuiditas melalui dApps.

Kesimpulan

Layer-2 Base telah menarik perhatian dalam komunitas kripto berkat ekosistem yang mudah digunakan dan dukungan dari Coinbase. Dikembangkan untuk menjadi solusi layer-2 yang tangguh, Base menawarkan biaya transaksi rendah, kecepatan tinggi, dan keamanan yang diperkuat oleh Ethereum.

Dengan visi desentralisasi dan kompatibilitas EVM, Base menjadi tempat bagi aplikasi terdesentralisasi untuk berkembang, menarik perhatian dengan peringkat TVL tertinggi dan antisipasi peluncuran token di masa depan.

Baca juga: TVL Layer-2 Manta Network Kalahkan Base Jelang Airdrop

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.