Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Blockchain · 8 min read

Manta Network mengungguli Base sebagai solusi peningkatan skala Ethereum layer-2 terbesar keempat dengan total nilai terkunci (TVL) sebesar US$851 juta.
Lonjakan ini kemungkinan dipicu oleh fitur bridging yang diperkenalkan pada bulan Desember 2023, ditambah dengan potensi airdrop bagi pengguna yang menggunakan ekosistem tersebut.
Berdasarkan data L2beat, total nilai terkunci (TVL) Manta Network telah menembus US$851 juta dan menjadi layer-2 terbesar keempat, menyalip layer-2 Base.

Manta dibangun menggunakan teknologi zero knowledge (zk). Mainnet diluncurkan pada 10 September 2023 dan mencapai kecepatan transaksi puncak sebesar 5,88 transaksi per detik pada 22 Desember 2023.
Ketika fitur bridge diluncurkan, Manta menawarkan imbal hasil 4-5% untuk deposit Ethereum dan USDC menuju jaringan Manta. Pengguna juga dapat melakukan restaking ETH pada protokol EigenLayer dan menggunakan tanda terima deposit mereka dalam ekosistem Manta.
Baca juga: Mengenal Ethereum Restaking, Narasi Potensial 2024
Kenaikan aktivitas pada jaringan ini kemungkinan disebabkan karena antisipasi airdrop bagi pengguna Manta. Pengguna dapat memenuhi syarat untuk menerima airdrop token MANTA dengan mendepositkan ETH dan USDC ke jaringan, yang dikenal dengan kampanye New Paradigm.
Berdasarkan tokenomics MANTA, sebanyak 50 juta token akan dibagikan kepada depositor ETH dan USDC. Binance baru-baru ini mengumumkan bahwa akan meluncurkan lima pasangan perdagangan MANTA pada tanggal 18 Januari 2023.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.