Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Apa Itu Utility Token?

Dhila Rizqia     Thursday, September 13 2018

“Token digital cryptocurrency yang dikeluarkan untuk mendanai pengembangan cryptocurrency dan bisa digunakan untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan oleh penerbit cryptocurrency.”

Ini merupakan penjelasan tentang apa itu Utility Token dari kamus Merriam-Webster.

Baca juga : Beda Token dan Koin Kripto

Utility token merupakan token yang tidak konkret yang dibuat untuk tujuan crowdfunding (seperti KickStarter, GoFundMe). Ini berarti bahwa buyer dari Utility Token telah membayar penerbit token uang yang bisa digunakan untuk mengembangkan produk dan bisa ditebus oleh buyer nantinya.

Dikutip dari CoinDesk, startup blockchain meningkat $5.4 miliar melalui ICO (Initial Coin Offering). ICO adalah proses ketika utility token dikeluarkan dan dijual dalam crowdfunding.

Baca juga : Apa Itu Blockchain

Mengapa Banyak Orang yang Tertarik ?

Jadi, mengapa banyak orang (mulai dari supir taksi, dokter, hingga bankir) membeli token ini yang tidak bisa mereka sentuh atau ditebus untuk produk/jasa?

Spekulasi dan takut kehilangan adalah alasan mengapa banyak orang membeli dan memperdagangkan utility token. Walau Anda tidak bisa menebus utility token untuk barang/jasa, holder bisa memasukkannya pada bursa crypto (misalnya Binance atau Indodax) untuk membeli dan menjual utility token.

Baca juga : Apa itu Smart Contracts ?

Ketika membeli utility token dengan harapan akan mendapatkan hasil positif dari project, hal ini akan menarik orang lain untuk membayar dengan harga lebih tinggi untuk token yang sama.

Orang lainnya akan melihat bagaimana harga utility token meningkat, sehingga takut jika tidak beli sekarang maka mereka akan kehilangan kesempatan membeli utility token dengan harga murah; karenanya mereka pun membeli utility token dalam harga yang lebih tinggi.

Baca juga : Apa itu Bitcoin ?

Harga atau nilai yang diberikan pada utility token diturunkan dari spekulasi, dan naik-turunnya harga berlanjut selama ada pihak ketiga yang bersedia membeli utility token dengan harga yang lebih tinggi. Karenanya, utility token memiliki potensi untuk mencipta dan menahan nilai sebenarnya.

Beberapa token yang beredar saat ini masuk dalam kategori utility token, termasuk: Project Ripple (XRP), HARA (HART), Storiqa (STQ), Vexanium (VEX), Cardano (ADA), dan lain sebagainya

Baca juga : Apa Itu Security Token?

Poin Penting
  • 🔎 Apa itu utility token ?

    Token digital cryptocurrency yang dikeluarkan untuk mendanai pengembangan cryptocurrency dan bisa digunakan untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan oleh penerbit cryptocurrency.

  • 📍 Apa itu Initial Coin Offering (ICO) ?

    ICO adalah proses ketika utility token dikeluarkan dan dijual dalam crowdfunding

  • 📖 Apa saja token yang masuk kategori utility token ?

    Project Ripple (XRP), HARA (HART), Storiqa (STQ), Vexanium (VEX), Cardano (ADA), dan lain sebagainya

  • ⚙️ Apa tujuan dari utility token ?

    Utility token merupakan token yang tidak konkret yang dibuat untuk tujuan crowdfunding (seperti KickStarter, GoFundMe).

  • 💸 Dari mana nilai Utility Token ditentukan ?

    Harga atau nilai yang diberikan pada utility token diturunkan dari spekulasi.

  • 📈 Apa faktor naik turunnya harga utility token ?

    Naik-turunnya harga utility token berlanjut selama ada pihak ketiga yang bersedia membeli utility token dengan harga yang lebih tinggi.

  • 🤷‍♂️ Mengapa orang-orang memperdagangkan utility token ?

    Spekulasi dan fear-of-missing-out adalah alasan mengapa banyak orang membeli dan memperdagangkan utility token.

  • 🙋‍♀️ Apa yang bisa dilakukan dengan Utility Token ?

    Walau Anda tidak bisa menebus utility token untuk barang/jasa, holder bisa memasukkannya pada bursa crypto.

Artikel Terkait

 Lihat Lebih