Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Apa itu Mata Uang Crypto? Yuk Kenali Lebih Dalam

Felita Setiawan     Sunday, December 15 2019

Cryptocurrency adalah mata uang crypto atau mata uang digital atau tak memiliki bentuk dan digadang-gadangkan akan menggantikan mata uang fiat karena dianggap lebih menguntungkan crypto ditemukan pada tahun 2009 dan memiliki berbagai macam jenis.

Crypto pertama yang dibuat adalah Bitcoin, disusul dengan Ethereum, Ripple, Litecoin, Dash, dll.

Sifat crypto sendiri adalah terdesentralisasi atau privat yang membuat harga mata uang crypto kadang bisa naik dan turun di waktu yang tak tentu. 

Karena bersifat fluktuatif harga crypto bergantung pada permintaan pasar, dan karena jumlah crypto yang terbatas sehingga tidak akan mengalami inflasi.

Baca juga: Belajar Trading dalam 5 Langkah

Cryptocurrency yang Beredar

Banyak sekali cryptocurrency yang beredar, lebih dari 1.000 crypto bisa ditemukan. Namun yang paling terkenal adalah Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, Bitcoin cash dan lain sebagainya.

Mata uang crypto itu dikenal karena memiliki banyak peminat dan harganya yang cenderung lebih tinggi dibandingkan aset crypto lain.

Selain itu aset-aset crypto tersebut berhasil melewati serangkaian dinamika harga dan hingga sekarang masih mampu bertahan.

Beda Mata Uang Digital dengan Mata Uang Crypto

Dalam dunia kripto, masih banyak yang belum memahami Digital currency dan Crypto currency.

Kedua sebutan ini bermakna berbeda, meskipun sering kali kita temukan untuk menyebutkan salah satu kripto.

Baik dari segi pembuatan dan sistem yang digunakan, ternyata beda pengertian mata uang digital dan mata uang kripto (cryptocurrency).

Mata uang digital sudah banyak diterbitkan jauh sebelum bitcoin muncul di dunia maya. Beberapa diantaranya dapat bertahan dan berkembang, termasuk salah satunya adalah Paypal.

Penggunaan mata uang digital biasanya mengacu pada jual beli dan transfer antar negara. Dimana satuan mata uang mengacu pada nilai kurs tukar dunia nyata.

Mata uang digital adalah uang yang berbentuk digital dan hanya digunakan di internet.

Mata uang digital tidak memiliki ciri fisik apa pun di dunia nyata, tetapi memiliki semua karakteristik uang tradisional. Sehingga bisa digunakan untuk mentransfer, jual beli, dan menukarnya dengan mata uang lain.

Mata uang digital tidak memiliki batasan geografis atau politik, transaksi dapat dikirim dari dan ke mana saja.

Dalam hal ini, akun digital dan dompet yang menyimpannya disebut sebagai bank deposit.

Cryptocurrency adalah berbagai mata uang digital dan merupakan aset yang digunakan sebagai alat tukar. Mata uang ini menggunakan kriptografi dan cara membuatnya dianggap aman.

Baca juga: 7 Individu dengan Kontribusi Besar di Dunia Crypto

Sistem yang digunakan akan menciptakan dan menganalisis algoritma serta protokol. Hal ini untuk mencegah agar tidak ada informasi yang diubah atau terganggu selama terhubung oleh pihak ketiga.

Kriptografi merupakan campuran dari beberapa ilmu pengetahuan yang berbeda berdasarkan perhitungan matematika. Cryptocurrency menggunakan blockchain dan buku besar yang pastinya terdesentralisasi.

Tidak ada otoritas pengawas yang mengontrol semua tindakan dalam jaringan blockchain. Hal inilah yang membedakannya dengan mata uang digital seperti Paypal

Keduanya cukup berbeda, dimana struktur mata uang digital diatur secara terpusat yang melibatkan sekelompok orang dan komputer yang mengatur transaksi dalam jaringan.

Sementara mata uang kripto atau cryptocurrency terdesentralisasi dan aturan dibuat oleh mayoritas masyarakat.

Cryptocurrency juga multifungsi yang digunakan sebagai mata uang digital, dimana setiap pengguna harus memberikan identifikasi. Seperti menyertakan foto dan beberapa dokumen yang dikeluarkan oleh otoritas publik.

Tetapi dalam hal membeli, berinvestasi. Transaksi mata uang kripto pastinya terdaftar, setiap pengirim dan penerima dapat dilihat secara publik.

Perbedaan yang paling mencolok, bahwa mata uang digital tidak transparan. Kita tidak dapat melihat isi dompet atau alamat akun dan melihat semua transaksi didalamnya.

Semua informasi bersifat rahasia, sementara cryptocurrency bersifat transparan. Dalam dunia kripto, setiap orang dapat melihat transaksi apa pun dari pengguna mana pun melalui blockchain.

Mata uang digital memiliki otoritas sentral yang dapat membatalkan atau membekukan transaksi atas permintaan. Sedangkan cryptocurrency dibawah regulasi komunitas sehingga tidak memungkinkan menyetujui perubahan dalam blockchain.

Kelebihan dan Kekurangan Cryptocurrency

Kelebihan Crypto

Cryptocurrency memegang janji untuk mempermudah transfer dana langsung antara dua pihak, tanpa perlu pihak ketiga yang tepercaya seperti bank atau perusahaan kartu kredit.

Alih-alih, transfer ini dijamin dengan menggunakan kunci publik dan kunci pribadi dan berbagai bentuk sistem insentif, seperti proof of work.

Baca juga: Proof-of-Work vs Proof-of-Stake: Panduan Dasar Mining

Dalam sistem cryptocurrency modern, “wallet,” atau alamat akun pengguna, memiliki kunci publik, sedangkan kunci pribadi hanya diketahui oleh pemilik dan digunakan untuk menandatangani transaksi.

Transfer dana dilengkapi dengan biaya pemrosesan minimal, memungkinkan pengguna untuk menghindari biaya curam yang dibebankan oleh bank dan lembaga keuangan untuk transfer kawat.

Kekurangan Cryptocurrency

Transaksi semi-anonim dari cryptocurrency membuatnya sangat cocok untuk sejumlah kegiatan ilegal, seperti pencucian uang dan penggelapan pajak.

Kritik terhadap Cryptocurrency

Karena harga pasar untuk cryptocurrency didasarkan pada penawaran dan permintaan, tingkat di mana cryptocurrency dapat ditukar dengan mata uang lain dapat berfluktuasi secara luas, karena desain banyak cryptocurrency menjamin tingkat kelangkaan yang tinggi.

Bitcoin telah mengalami beberapa lonjakan dan penurunan nilai yang cepat, naik setinggi $ 19.000 per Bitcoin pada bulan Desember 2017 sebelum turun menjadi sekitar $ 7.000 pada bulan-bulan berikutnya.

Dengan demikian, beberapa cryptocurrency dianggap oleh beberapa ekonom sebagai tren jangka pendek atau gelembung spekulatif.

Baca juga: Kenapa sih Harga Bitcoin Bisa Mahal?

Meskipun demikian, banyak pengamat melihat potensi keuntungan dalam cryptocurrency.

Seperti kemungkinan mempertahankan nilai terhadap inflasi dan memfasilitasi pertukaran sementara lebih mudah untuk diangkut dan dibagi daripada logam mulia dan ada di luar pengaruh bank sentral dan pemerintah.

Cara Mendapatkan Cryptocurrency

Menambang atau Mining

Menambang atau mining adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan crypto.

Setiap pertambangan oleh penambang, tiap transaksinya akan tervalidasi, terbangun, dan tersimpan dalam blok baru di blockchain.

Cara ini cukup sulit dilakukan karena membutuhkan perangkat keras dan perhitungan algoritma dan pemecahan matematika.

Baca juga: Apa itu Penambangan Bitcoin atau Mining Bitcoin? Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara menambang juga sangatlah boros listrik, namun saat ini sudah banyak startup yang menawarkan penambangan dengan cloud mining yang jauh lebih mudah.

Cloud mining adalah sebuah layanan menambang crypto dengan membeli kontrak menyewa perangkat yang memberikan layanan cloud mining tersebut.

Baca juga: Cara Mining Bitcoin untuk Pemula

Membeli di Exchange

Anda bisa melakukan trading crypto melalui Exchange. Saat ini sudah banyak layanan exchange lokal yang menyediakan proses layanan jual beli hanya dengan daftar pada platform exchange untuk membuat akun.

Pastikan akun yang Anda buat terverifikasi agar dapat melakukan penjualan dan penarikan.

Baca juga: Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Exchange di Indonesia

Trading bisa dilakukan dari 0.00000001 bitcoin karena harga crypto yang bisa berubah kapan saja.

Trading di exchange juga bisa dilakukan di handphone Android namun akan lebih baik jika menggunakan laptop atau PC karena fitur yang lebih lengkap jika diakses melalui desktop.

Baca juga: Platform Legal Trading Bitcoin di Indonesia

Poin Penting
  • Apa itu cryptocurrency ?

    Cryptocurrency atau mata uang crypto adalah mata uang digital atau tak memiliki bentuk dan menggunakan kriptografi

  • Kapan mata uang kripto dikenalkan ?

    Tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto

  • Apa saja contoh mata uang kripto ?

    Bitcoin, Ethereum, Litecoin dan lainnya

  • Apa saja keuntungan cryptocurency ?

    mempermudah transfer dana langsung antara dua pihak, tanpa perlu pihak ketiga, bisa dilakukan kapan sajatanpa adanya batasan waktu

  • Apa saja kerugian cryptocurrency ?

    Semi anonim, tidak bisa dibatalkan, rentan digunakan untuk kegiatan illegal

  • Bagaimana mendapatkan crypto ?

    Bisa dengan menambang atau membelinya di exchange

  • Apakah crypto legal di Indonesia ?

    legal sebagi komoditas bukan alat pembayaran resmi

  • Apa bedanya mata uang fiat dan crypto ?

    mata uang fiat merupakan mata uang yang dikeluarkan oleh bank sentral, sedangkan mata uang crypto dihasilkan melalui mining

Artikel Terkait

 Lihat Lebih