10 Hal Penting Ketika Memilih Exchange Kripto!

anisa giovanny     Thursday, December 12 2019

Memilih exchange kripto adalah langkah awal untuk masuk ke dalam dunia transaksi kripto. Memilih platform pun tidak boleh dilakukan sembarangan untuk menghindarkan diri dari kerugian seperti peretasan dan pencurian.

Dibawah ini ada 10 hal penting yang harus kamu perhatikan untuk memilih bursa atau exchange kripto.

1. KYC/AML

Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) adalah hal pertama yang harus kamu perhatikan dalam memilih exchange.

Kedua hal tersebut mengharuskan calon pengguna untuk mengirimkan informasi pribadi selama proses pembuatan akun. Praktik dan persyaratan ini bervariasi antar bursa pertukaran satu dan lainnya.

Beberapa platform bahkan mewajibkan KYC dan AML untuk menarik dana dan mengangkat batasan tertentu, kemudian pengguna diharuskan untuk memberikan salinan foto atau kadang-kadang ada yang meminta bukti tempat tinggal. Banyak exchange kripto yang saat ini juga melarang pelanggan yang tinggal di negara tertentu.

2. Reputasi

Industri Cryptocurrency masih termasuk baru, maka melihat reputasi suatu bursa sangat penting dilakukan. Karena banyak exchange yang terlibat kejahatan, peretasan dan penipuan.

Karena itu, penting untuk melakukan penelitian antara exchange yang ada. Kamu bisa mencarinya lewat Google atau media sosial untuk melihat apakah ada keluhan dari pengguna, kemudian evaluasi hasil penelitianmu. Mana bursa yang kira-kira memiliki reputasi bagus dan terpercaya.  

3. Keamanan

Setiap exchange tentu memiliki metode kemanannya sendiri. Periksalah untuk melihat apakah exchange menawarkan otentikasi dua faktor (2FA). Jika tidak, maka pertukaran mungkin belum memiliki keamanan yang sesuai standar.

Kemudian, lihatlah tipe 2FA yang kompatibel. Ada Google authenticator, Authy and Yubikey yang biasanya menawarkan kemampuan keamanan lebih baik dibandingkan 2FA berbasis teks seluler. Setiap bursa pertukaran juga memiliki berbagai langkah keamanan lainnya yang mungkin layak untuk dipertimbangkan.

Baca juga : Keamanan dompet Crypto, MPC atau multi-signature authentication?

4. Dana asuransi

Lihatlah apakah bursa memiliki dana asuransi sebagai kompensasi pelanggan jika ada keadaan tertentu. Apalagi dunia cryptocurrency termasuk berisiko terhadap peretasan.

Maka dari itu jika perusahaan exchange memiliki dana asuransi tentu akan membuat pengguna sedikit lega karena jika aset mereka hilang karena dicuri atau diretas, pengguna bisa mendapatkan ganti rugi atau kompensasi dari dana asuransi yang dimiliki oleh bursa.

5. Pertukaran Mata Uang Fiat

Kita membutuhkan bursa yang kompatibel dengan mata uang fiat. Hal ini untuk memudahkan dalam melakukan transaksi, misalnya untuk membeli Bitcoin dengan mata uang fiat atau mencairkan aset kripto menjadi mata uang fiat dan lain sebagainya.

Beberapa bursa memiliki opsi fiat yang berbeda dan memiliki kerjasama dengan bank tertentu. Periksalah apakah mata uang fiat dan bank yang disediakan sesuai dengan kebutuhanmu.

6. Trading Leverage

Pertukaran derivatif sering menawarkan trading  leverage. Perdagangan tersebut pada dasarnya memungkinkan para trader untuk meminjam sejumlah dana tertentu agar bisa melakukan trading berdasarkan jumlah dana yang mereka miliki di bursa.

Leverage mungkin penting bagi trader yang ingin memasuki posisi jangka pendek dengan lebih besar. Beberapa bursa memiliki aturan yang bervariasi soal leverage ini.

Baca juga : Cara Trading Bitcoin Bagi Pemula

7. Volume

Kamu bisa melihat jumlah peserta dalam bursa di waktu tertentu dan jumlah masing-masing aset yang diperdagangkan. Aspek ini penting karena memengaruhi seberapa mudah pengguna dapat masuk atau keluar.

Misalnya, jika ada trader yang menjual 100 BTC, ia kemungkinan tidak dapat melakukannya pada pertukaran dengan jumlah pengguna sedikit, ini bisa memaksa trader untuk menjual asetnya dengan harga lebih rendah di bursa.

Melihat jumlah pengguna bursa kripto memang tidak mudah, karena kadang data yang diinformasikan palsu. Salah satu caranya adalah bisa memeriksa melalui situs website pihak ketiga yang memberikan informasi perihal data ini. Misalnya, Coin360, CoinMartketCap atau OnChainFX.

8. Harga

Harga aset kripto bisa bervariasi di berbagai bursa. Bisa saja aset kripto diperdagangkan lebih murah atau lebih mahal dalam suatu bursa.

Memerhatikan perbedaan ini dapat menjadi faktor dalam memilih exchange kripto terutama jika kamu lebih fokus kepada altcoin. Perbedaan harga yang terlalu jauh juga bisa menjadi tanda bahaya bahwa exchange mungkin menderita karena likuiditas atau volume yang rendah.

9. Aset Kripto yang Disediakan

Setiap bursa biasanya menyediakan aset digital terkenal seperti Bitcoin, Ethereum (ETH) dan Litecoin (LTC). Namun ada juga yang menyediakan koin atau token kecil lainnya. Karena itu, penting untuk mengetahui aset kripto apa yang ditawarkan oleh bursa agar kamu bisa memilih yang paling sesuai.

10. Biaya

Sebagian besar bursa pertukaran membebankan sedikit biaya untuk melakukan trading. Biayanya bervariasi tergantung platform, dan biasanya didasarkan pada presentase dari setiap trading.  

Beberapa pertukaran juga memiliki biaya penarikan. Karena itu penting untuk mengetahui berapa biaya yang dibebankan dalam setiap transaksi agar budgetmu tetap sesuai.

10 aspek diatas bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih exchange kripto, namun selain itu jangan malas untuk melakukan riset agar kamu memahami industri ini. Karena pemilihan bursa sangat subjektif tergantung dari kebutuhan, tujuan dan kepentingan.

Sumber

Dapat rahasia jual beli Bitcoin 💡
Artikel Terkait

 Lihat Lebih